Keeyara's POV;
"Eh Keey, kita ada temen baru loh" seru Cantika tiba-tiba.
"Hah? Maksud lo? Murid baru?" Tanyaku pura-pura.
"Iya Keey, cantik bangeetttt" seru Cantika. Aku hanya bergumam mengabaikan perkataan Cantika.
Aku sih ngga peduli mau dia cantik kek, jelek kek, pinter kek, atau apalah. Penasaran aja nggak! Aku hanya focus liatin si manusia ES itu. Apalagi waktu dia kepergok nge- stalkerin aku.
"Woy!!!" Teriak Cantika.
"Mau bunuh gua lu yah?" Dengusku. Untung aku tidak punya penyakit jantung, lah kalo punya udah kejang-kejang kali.
"Liatinnya biasa aja kali Keey, lagian giliran deket berantem mulu kalo jauh aja di liatin terus. Naksir Yaa??" Ledek Cantika. Huh nyebelin banget sih dua wanita ini.
"Tau ah, udah gua mau balik ke kelas. Bhay!!" Daripada lama-lama aku dapat ledekan dari mereka mending aku cabut.
"Awas kepincut Keey!" Seru Cantika dari kejauhan. Aku hanya terkikik pelan mendengarnya.
BUUGG...
"Awh" ringisnya. Aku nunduk liat cewe yang tersungkur.
"Eh sory yah gua nggak Tau " ucapku. Dia mendongak kearahku lalu senyum miris.
"Ah tidak apa, mungkin akunya aja yang teledor." Ucapnya lembut. Apa ini anak baru yang di bilang Cantika? .
"Ah, lo anak baru yah. Sini gua bantu" aku membantunya berdiri. Lalu dia kembali menatapku lekat.
"Iya aku baru, namaku Sia. Hm, Theresia biasanya di panggil Sia" jelasnya. Aku hanya mangut-mangut mengerti.
"Oh Iya Sia gue Keeyara, panggil aja Keey atau Ara terserah lo." Jelasku, dia tersenyum manis ke arahku. Aku balas dengan senyum tipis, sangat TIPIS.
"Oiya Keey, aku kelapangan dulu yah. Bye Keey " Ucapnya lalu pergi ke LAPANGAN? Ngapain tuh anak?
"Ah Iya, Bye " ucapku acuh. Kayanya tuh anak rada mencurigakan deh. Akan ku cari tahu.
Semua orang kenapa ngomongin anak culun itu yah? Aku namain dia culun karena sikapnya itu kaya sok baik Tau!. Aku hanya punya firasat buruk sama dia, tapi aku juga berusaha untuk positif thinking.
"Eh liat deh, dia mirip ya ama keeyara. Cuma bedanya keeyara tomboy tapi dia tidak. Dan mata mereka beda" ucap seseorang di belakangku. Apa dia bilang? Mirip? Oh Big No! Tentu saja beda.
"Execuse me? Lo bilang apa tadi? Gue mirip sana gadis culun itu? Tentu saja tidak sama sekali!" Kataku. Orang tadi hanya diam tak bisa berkata apa-apa.
"Ya gua kan kata orang-orang Keey " balasnya malas. Aku memutarkan bola mataku kesal.
"Jangan di dengerin! Gue ngga mau ada Lagi ada yang bilang kalo gue mirip sama gadis itu!" Tegasku. Semua orang diam patuh. Good keeyara, kamu sudah menuruni jiwa Daddy mu.
Tak lama kemudian, ada ramai-ramai di luar. Aku sih tak peduli terserah apa kata mereka. Apa karena gadis culun baru itu? Ewh menggelikan Tau.
Robby masuk bersama gadis culun itu dengan gandengan tangan. Wait! GANDENGAN? WTF YOU!. Ada hubungan apa mereka? Apa mereka pacaran? Sejak kapan? ' Argh bodoh keeyara, bisa saja dia teman rumahnya Robby, lalu pacaran Dan cewe itu pindah sekolah.'
Aku perhatikan mereka berdua. Robby menatapku lekat seperti ada rasa bersalah di dalam arti tatapannya itu. Tapi aku tidak Akan terjerumus ke dalam permainannya.NEVER!.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ms. Tomboy VS Mr. Cold
Teen FictionKeeyara gadis Tomboy berusia 18 tahun ini menjadi gadis top di sekolahnya. karena wajah cantiknya ini Bisa mengalahkan captain basket di sekolahnya. Robby lelaki berusia 18 tahun tak kalah gantengnya, para fansnya selalu mengincarnya untuk menjadi...