ST - 2

7K 508 24
                                        

STROBE EDGE

Happy Reading....

Jung Soojung, gadis itu sedang duduk dikursinya dengan wajah yang ia tangkup dengan kedua tangan. Terlihat males dan lesu. Ia pun terlihat tidak bersemangat akhir-akhir ini. Setelah kejadian beberapa hari yang lalu dikereta, ia jadi merasa kurang sehat. Soojung beranggapan ia sakit. Karena jantungnya yang kadang tak berdetak dengan normal.

"Aku harus mengajak eomma kedokter memeriksakan jantungku" keluh Soojung pada dirinya sendiri.

"Kau sakit, Klee" suara itu memecahkan pengalihan Soojung menjadi menatap gadis cantik disampingnya, Sulli.

"Tidak tahu, jantung ku tidak berdetak dengan normal akhir-akhir ini" keluh Soojung. Kini ia menempelkan kepalanya dimeja.

"Hey lihat kau berjerawat" tiba-tiba saja Sulli menyentuh benda merah di pipi Soojung

"Yaaak!" Dan itu sukses membuat si pemilik pipi menjerit

"Yaa.. ada apa dengan mu? Kenapa tiba-tiba berjerawat" kini Naeun ikut berkumpul.

" aku tidak tahu Naeun~ssi " keluh SooJung.

"Pasti itu sangat sakit kan?" Tanya Wendy.

"Kau lebih dari tahu rasanya bodoh, lihat banyak jerawat dipipimu" ketus Sulli

"Yaaaaaak" wendy terlihat kesal karna perlakuan sulli yang semena-mena terhadapanya.

"Wah kelihatannya ini sangat menyakitkan" kini suara seorang laki-laki yang terdengar . Sudah dapat dipastikan siapa. Ya. Siapa lagi kalau bukan OH SEHUN.

"Iya sehun, ini sakit sekali" keluh SooJung pada Sehun "ini pasti karena aku makan cokelat yang kamu berikan kemarin" tambah SooJung.

"Yak!! Jadi ini salah ku?? Kau berjerawat karena makan cokelat yang ku berikan? Baiklah mulai sekarang aku tidak akan memberikan apapun pada mu lagi , Jung SooJung" kesal Sehun. Ia merasa disalahkan padahal ia tak tahu apa-apa. Walau pun benar dia yang memberikan cokelat pada SooJung kemarin.

"Aku juga akan berjerawat jika makan cokelat" ucap Naeun membenarkan ia menyentuh pipinya.

"Naeun~ssi, Kuku mu... Indah sekali" kini SooJung teralihkan kearah kuku Naeun yang terlihat cantik dengan warna merah muda.

"Kau mau pakai juga" Tanya Naeun.

"Aku mau, tapi aku tak pandai memakainya" keluh SooJung.

"Baiklah nanti aku yang pakaikan" ucap naeun menyetujui.

Entah kenapa ia sangat tertarik dengan itu, dan ingin mengenakan itu juga di kukunya. Pasti cantik. Pikir gadis bermarga Jung itu terlihat senang.

"Wah ada apa ini? Sejak kapan kau tertarik dengan hal seperti ini?" Tanya sulli

" iya benar, seingat ku kau tak tertarik sedikit pun.. yakk perubahan macam apa ini?" Kini Wendy menambahi.

"Ya mungkin saja SooJung akan berkencan" kini Naeun melirik ke arah Sehun.

Sementara sehun terdiam dengan wajah memerah karena ucapan Naeun.

"Wah ada apa ini kenapa mengucapkan itu" kini sehun berkata pura-pura tidak mengerti dengan gadis-gadis itu bicarakan. Berlagak bodoh walau ia tahu dengan jelas Naeun meliriknya tadi. Tapi bagaimana pun juga pipinya yang memerah tidak dapat ia sembunyikan lagi. Kini benar-benar memerah.

"Yak. Kai lewat.. kai lewat" ucap sulli medorong sehun agar menajuh. Seketika fokus gadis-gadis itu teralih kerah Kai, murid populer.

Termasuk SooJung yang juga ikut menatap kai, ia baru menyadari sesuatu. Bahwa ia tak pernah lagi menatap kai saat kejadian dikereta waktu itu.

Strobe Edge (KaiStal Versi) || ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang