5th: Melt The Iced Green Tea

104 9 2
                                    




PART V:

MELT THE ICED GREEN TEA

Di sinilah Oh Sehun dan Yoon Nana berakhir. Di dalam ruang keluarga mereka duduk pada sebuah sofa merah lebar. Jari Nana sibuk memilin satu sama lain sedangkan Sehun bagaikan orang tidak berdosa melihat ke sana ke mari. Bagaimana tidak, seperti sedang di sidang di sebuah pengadilan, orang-orang memandang mereka dengan tajam. Ya, siapa lagi jika bukan anak-anak EXO.

Setelah mendapati Sehun dan Nana sedang bertindihan pada sisi ujung balkon rumah Joonmyun, Minseok-yang saat itu baru saja pulang-langsung memanggil teman-temannya. Awalnya teman-temannya tersebut hanya diam tercengang melihat Nana dan Sehun yang sedang beciuman. Seolah-olah hal tersebut adalah film terasik gratis yang pernah mereka tonton. Dengan penuh semangat, Minseok pun langsung berteriak yang membuat mereka menghentikan aktifitasnya.

Bukannya berteriak menyoraki Sehun, anak-anak itu justru menggerutu dan menyoraki Minseok karena telah mengganggu. Lantas saja Minseok kebingungan, adik-adik kecilnya itu memang mempunyai otak yang agak aneh.

"Memangnya seasik apa sih tadi?" Tanya Luhan yang sayangnya tidak melihat kejadian tadi karena sibuk tidur. Tapi karena bisingnya suara dari luar ketika membantu Nana dan Sehun masuk ke dalam balkon, ia terbangun. Apalagi kalau bukan karena teriakan Chanyeol dan juga Baekhyun yang sangat kencang.

"Benar-benar seperti yang ada dalam drama Hyung. Dramatis sekali." Ujar Jongdae yang tadi juga terlihat antusias.

"Seharusnya aku merekamnya tadi. Agar member lain yang tidak melihatnya dapat melihat." Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Dan juga merasakan sensasinya." Sambung Chanyeol pada perkataan Baekhyun yang membuat seisi ruangan tertawa.

"Maknae kita ini ternyata sudah besar."

"Diam kalian bertiga!" Sang pemimpin mulai mengeluarkan suaranya. Ya siapa lagi jika bukan Joonmyun, pemilik rumah ini yang menjadi tempat kejadian perkara.

"Kalian memang sudah out of your mind, ya." Minseok berkata. Belasan itu pun terdiam, tidak lagi dalam riuh seperti tadi.

"Tapi hyung, kita masih di dalam rumah."

"Kuberitahu ya, Baekhyun, kalau kau bodoh jangan diperlihatkan jelas-jelas."

"Kuberitahu juga ya, Jongin-ssi, aku itu Hyungmu."

"Tidak ada yang mau menganggapmu Hyung." Balas Jongin tak mau kalah.

"Ah, aku setuju denganmu, Jongin." Kyungsoo mengangguk-anggukan kepalanya setuju dengan tanggapan Jongin.

"Ku mohon! Kita ini sedang dalam situasi serius!" Ujar Joonmyun lagi-lagi.

"Apa? Serius Hyung? Apa Youngmin benar-benar akan memutuskan kontrak kita?" Chanyeol berkata sembari mengubah ekspresi wajahnya menjadi kaget yang dilebih-lebihkan.

"Apa kau serius? Kapan kau mendengarnya, Hyung?" Lagi, Jongin dengan bodohnya menanggapi perkataan tak berasalan Chanyeol.

"Sekali lagi kalian berbicara, keluar dari rumahku!" Kali ini Joonmyun bertindak sebagai seorang leader yang sesungguhnya. Wajahnya pun berubah menjadi lebih serius hingga anak-anak tak tahu diri itu pun terdiam. "Baiklah, Tuan Oh dan juga Nona Nana, bisa kalian jelaskan apa yang terjadi? Terakhir kami melihat, kalian terus bertengkar bagaikan Luhan Hyung bertemu kecoa terbang."

"Hei, kenapa jadi aku?" Kata Luhan yang tak mau diikut sertakan.

"Sehun jawab aku."

"Bagaimana aku bisa menjawab jika kalian saja terus berbicara omong kosong." Sehun menopang wajahnya pada salah satu tangannya dan menatap kakak-kakaknya itu dengan tatapan datar. Lagipula bagaimana Sehun bisa menjelaskannya jika ia sendiri saja tidak tahu apa yang barusan ia lakukan pada gadis kecil di sampingnya ini.

OURS [EXO Sehun Fanfiction]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang