Page 4 : Old Friend

30 3 0
                                    

"Jadi, ada apa kau memanggil kami kesini, Sin?"

"Teddy, sabarlah. Tidak usah terburu-buru-buru, dia perlu basa-basi dulu. Lagipula minumannya belum datang. Benarkan, Sin?"

"Kita harus menyatukan Kepulauan ini menjadi sebuah serikat."

Sebuah perundingan sedang berlangsung disebuah kota. Kota yang termasuk salah satu kota besar dunia, Bandung. Dipusat kota itulah perundingan ini terjadi. Tampaknya bukan perundingan besar, hanya ada tiga orang disitu beserta pengawalnya.

"Kenapa tiba-tiba begini? Apa yang kau khawatirkan?"

"Tidak, hanya saja sudah lama sekali Kepulauan ini tidak diserang. Yang terakhir kali adalah ulah Raja Cepeus, itu sudah dua belas tahun yang lalu. Kemungkinan Kepulauan ini tak lama lagi akan mendapat gilaran berikutnya."

"Aku setuju denganmu, tapi apakah baik jika hanya tiga klan besar saja? Bagaimana dengan yang lain? Canopus, Kentaurus, Gux, Redy, Rebear, Regulus, Godglea, bahkan Sirius?"

"Kita akan membicarakannya dengan mereka."

"Bagaimana denganmu, Marvin? Dari tadi kau hanya minum."

"Grodug dan Kentaurus ada dibawah kekuasaanku mereka pasti setuju."

"Baiklah, aku akan mengirimkan surat pada mereka."

🌀

"Kau?"

"Kau mengenalnya, Kin?" tanya Red bingung melihat ekspresi Kin

"Siapa dia, Kin?" tanya Rig

"Dia cucu dari kakek ini." ujar Kin enteng

"Bodoh! Kalau itu aku juga tau. :v" ucap Reg

"Ya, dia cucuku. Natasha Canopus, aku ingin kalian membawanya bersama kalian." ujar kakek itu sambil menyeruput teh yang dibawa cucunya "Aku sudah tua. Aku sudah tidak bisa menghidupinya lagi."

"Tapi kenapa harus kami?" tanya Red

"Tolonglah, sebagai gantinya aku akan memberi kalian dua karung ini." kata kakek itu sambil menyentuh karung yang ia maksud

"Kami tidak butuh karung, kek." ujar Rig

"Oh tentu saja dengan isinya." ujar kakek itu meyakinkan mereka "Ini adalah Dragons Stone." jelas kakek itu sambil menjatuhkan salah satu karung itu

"Dragon Stone? Darimana kakek mendaptkannya sebanyak ini?" tanya Kin penasaran

"Sudahlah jangan banyak tanya! Cepat bawa Natasha dan karung-karung ini pergi dari sini!"

🌀

"Apa yang dipikirkan kakek itu mengusir kita malam-malam begini." gumam Reg

"Kau? Kau tidak ingat aku? Aku yang mengalahkanmu di Turnamen Pherstville kemarin." tanya Kin kepada Natasha untuk kesekian kalinya, namun Natasha hanya menggeleng malu

"Bisa kah kau diam! Kau sudah bertanya kepadanya sebanyak 19 kali. Tentu dia tidak berbohong. Muka orang seperti itu sangat pasaran." kelihatannya Reg sudah kesal dengan apa yang dilakukan Kin

"Tanya dia sekali lagi, Kin. Biar pas jadi 20." ujar Rig

GBBUKK!

SwordsmanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang