Kasus (2)

58 3 0
                                    


Tok..tok..tok...

Ketukan terdengar dari pintu itu,Arda pun berdiri dan membukaan pintu itu. Seorang gadis seumuran dengan korban datang dengan wajah lesu dan mata yang bengkak.

"silahkan duduk nona"

Gadis tersebut duduk di kursidepan Adzkhan yang di batasi oleh meja kerja itu.

"Tolong bicara yang jujur agar tidak ada kesalahan dalam kasus ini, dan informasi sekecil apapun akan sangat membantu kami"

"Bbb.. baik..lah"

"Apa hubungan anda dengan Almarhum?"

"A..a..aku sahabtnya"

"Santai saja nona,jangan gugup"

Lalu gadis itu mengangguk lemah.

"Kapan terakhir kau melihat Alm.??"

"di malam saat sebelum ia meninggal"

"kau bersamanya?"

Gadis itu megangguk sedih.

"Dia bilang mau latihan mendaki,karena Turnamen panjat tebingnya akan segera di gelar seminggu lagi. ia berlatih keras,bahkan saat hujan sekalipun. Aku sudah melarangnya tapi dia tiak mau dnegar,dia keras kepala dan terus-terusan berlatih"

Adzkhan menulis pernyataan itu seraya melihat perilaku wajah Gadis itu.

"Apa dia memiliki masalah dengan pacar/club mendakinya?"

"Tidak ada. Dia gadis baik.. dia tidak memiliki kekasih,bahkan dia tak pernah memikirkan soal Cinta. Di Club mendaki pun ia termausk Climber yang berprestasi, Ramah dan tidak memiliki musuh"

Adzkhan mengangguk seraya menutup Note kecilnya yang sudah penuh dengan tulisannya yang hampir tak bisa di baca itu hahaha.

Sebuah Rapat yang di pimpin ileh Ketua detektif tersebut diawali dnegan laporan detektif Metine dengan kasus perselingkuhan yang baru terpecahkan setelah 1 bulan lamanya. Lalu setelah itu Detektif Adzkhan Menyampaikan laporannya dengan kasus byang baru ditanganinya. Semua detektif senior dan junior membaca laporan permasalahan dari polisi patrol semalam,kemudian Adzkhan menyampaikan laporan hasil penyelidikannya beserta pemecahan masalahnya.

"Jawaban dari kasus ini adalah, terjadi karena Kecelakaan.

Ini adalah musim hujan,dan kebetulan malam itu turun hujan. Sngat tidak disarankan untuk mendaki pada waktu itu,medan di gunung saat hujan sangat buruk,hingga korban memutuskan melepas sepatunya. Namun saat memasuki dekat lembah gunung korban kehilangan keseimbangan,tepeleset lalu jatuh. Untuk mengurangi kecepata jatuh,Korban melempar tas nya dnegan tujuan agar bisa meraih pohon/tumbuhan liar namun akhirnya jatuh juga. Dan sudah jelas kasus ini terjadi Karena kecelakaan. Di tambah lagi dari keterangan keluarga dan orang terdekatnya bahwa tidak ada masalah yang korban tanggung sebelum meninggal"

Semua orang di ruangan itu,para detektif termasuk ketu abertepuk tangan atas penjelasan Adzkhan. Dugaan nya sangat tepat dan masuk akal, fakta dan keterangannya sangat sempurna.

"Adzkhan kau detektif jenius dan cekatan,kau meneylesaikan kasus ini dengan waktu yang sangat singkat. Detektif kebanyakan menyelesaikan kasus seperti ini memakan waktu 6-7 hari dank au? Hanya dalam 1 hari"

Lalu seluruh orang disana tersenyum dan betepuk tangan untuk yang ke sekian kalinya. Adzkhan hanya bisa tersenum.

Sejam kemudian rapat selesai,saat semmua detektif berdiri dan hendak meninggalkan ruang diskusi,ketua mengumumkan sesuatu.

Don't !Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang