#18 busan;sg,jm,mr

4.2K 432 8
                                    


Author POV

Dering telfon Min Ri berbunyi, dengan lekas ia mengangkat telepon tersebut. Apalagi orang yang menelponnya, kekasihnya sendiri.

"MinRi? Sebentar lagi aku sampai di dorm mu.."

"Mwo? Ini masih pagi. Bukankah kau menjemputku besok? Kan kau bilang sendiri jika besok aku harus ke dorm mu."

"Aku sudah sampai, keluarlah. Cepat!"

MinRi menghelas nafas lelah, ini masih dibilang sangat pagi. Bahkan ia masih memakai baju tidurnya. Dengan lekas ia mengganti bajunya lalu menghampiri Mobil Taehyung di parkiran.

"Ya! wae? "

"Ini gawat!" panik Taehyung

"Gawat bagaimana? Oh ayolah... Jangan setengah-setengah menakutiku." panik MinRi juga.

"Jimin..."

"Jimin... Tidak ada di dorm." pada saat Taehyung mencupakan nama Jimin untuk kedua kalinya suaranya mengecil, terlihat dari matanya ada banyak sebuah penyesalan tertunda disana.

"Tae...."

"Seharusnya aku tidak pernah memaksanya untuk mengakui, dan satu lagiㅡ" Taehyung memandang lekat wajah Min Ri, membuat gadis didepannya itu semakin penasaran apa yang sebenarnya inginvTaehyung bicarakan.

"Mengakui?"

"Seharusnya aku tidak mengatakan kepadannya jika aku menyukai mu, aku egois. Aku lebih mementingkan perasaan ku sendiri ketimbang perasaan Jimin yang sudah lama menyukaimu. Jika saja aku tidak mengucapkan itu kepadanya... Mungkin saja Jimin bukan Jimin yang sekarang..." Taehyung menunduk lemas, tangannya bergetar hebat. Min Ri tahu Taehyung merasa kehilangan sifat sahabat ceria nya dulu.

"Apa kau menyesal menyukai ku, Taehyung-ah?" Tanya Min Ri

Taehyung yang tadinya menunduk itu langsung menatap manik mata Min Ri.

"Seharusnya begitu. Tapi akan lebih menyesal jika aku tidak mengatakannya kepada Jimin. Lihatlah begitu egoisnya aku kan?"


Min Ri paham, sangat paham apa yang dirasakan oleh Taehyung sekarang. Dengan perasaan iba ia memeluk Taehyung, membiarkan Taehyung termenung di pelukannya.

"Jangan-jangan kau belum mandi?" Tanya Taehyung sembari menutup hidungnya.

Dengan malu MinRi melepaskan pelukannya keras, lalu membiarkan wajah merahnya dilihat oleh Tarhyung akibat malu yang berlebih.

Taehyung tertawa lepas. Membuat senyuman di bibir Min Ri makin leluansa melebar. Ia senang melihat Taehyung tertawa.

"Apa kau ingin mengetahui sesuatu hal? Tapi berjanjilah kepadaku untuk tidak membencinya."

Min Ri mengangguk.

"Jiminlah yang menyebarkan misi agensi kita. Bukan Seunggi noona "

Fake Scandal [✔️]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang