ONE : Terlambat

229 29 2
                                        

Setelah kegiatan akhir sekolah gadis ini memutuskan untuk memulai kembali membuka lembaran baru dan menutup lembaran lama.

***

" mampus gua telat!.." menepuk jidatnya, dan tersentak ketika melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, menunjukkan pukul 10:30 menandadakan setengah jam lagi pesawat penerbangan menuju jakarta akan leanding.

Azka bergegas berpamitan kepada Nenek dan Kakeknya, sambil mencium punggung tangan mereka lalu beralih ke pipi, dan sedikit pelukan.

"assalammualaikum.." ucap Azka dan langsung berlari masuk kedalam taxi beserta koper yang ia pegang, tanpa menunggu salam balik dari Nenek, Kakeknya. Azka sudah duduk di kursi belakang, kemudian berkata " menuju bandara Pak cepat!" dengan penekanan kepada sopir taxi, sopir taxi pun hanya mengangguk mendengar perintah dari penumpang.

*20 menit kemudian*

Azka sudah memasuki kawasan bandara, ia memberikan uang pada supir lalu keluar dari dalam taxi dan berlari menuju pintu masuk ke pesawat, namun tiba-tiba kaki Azka terhenti dan,,

BRUUKK..

"AWW.. liat-liat dong kalo jalan" umpat kesal Azka ketika melihat dirinya sudah tersungkur di lantai.

Seketika itu Azka langsung bangkit mengambil koper yang terpisah tidak jauh dari dirinya. Kemudian, bergegas masuk dan menunjukkan tiket pesawat kepada petugas. Tanpa menoleh kebelakang siapa cowo yang menabraknya itu.

Azka kini berjalan santai di anak tannga pesawat dan mencari nomor tempat duduk yang tertera di tiket pesawat.

Akhirnya, Azka menemukan no duduk dan langsung meletakkan pantatnya, menyandarkan kepalanya
"fyuu,, hampir aja gue telat" menyeka kasar keringat yang mengalir di dahinya dan dengan, satu tarikan nafas besar yang sedari tadi tertahan di tenggorokan, lalu ia mengambil aerphone dan memasang di kedua telinganya kemudian membuka novel yang slalu ia bawa kemana pun.

"Entah kebetulan atau takdir?? yang pasti rencana Tuhan memang lebih indah dari yang kita harapkan".

Tanpa Azka sadari, cowo yang menabraknya tadi kini sudah duduk di sampingnya, cowo itu melihat seksama gadis yang berada di sampingnya dengan seulas senyum, "akhirnya tuhan mempertemukan kita" bisiknya dalam hati.

Setelah sekian lama hanya diam dan menurut cowo itu, gadis yang di sampingnya kini terlalu asik fokus dengan novelnya dan mengabaikan sekitarnya.

"hay.." sapa cowo dengan memegang pundak gadis yang di sampingnya itu.

"Ohh, hay.." membalas sapa dengan senyum lalu kembali ke novel yang di pegangnya..

" lo suka baca novel juga yaa.." sambung pemuda itu. Namun Azka tetap pada novel, tanpa memperdulikan cowo di sampingnya yang mengajaknya untuk berkenalan dan mengobrol namun tak ada respon sama sekali.

Dengan kesal, pemuda itu berpaling lalu menyenderkan kepalanya dan mulai memejamkan mata, "kamu dingin banget bapao" ucapnya dalam hati.

***

Wah cowo itu kok tau yaa klo gadis yang fokus sama novel dan aerphone di telinganya itu bernama "AZKA" ???
Kalian tau gak kenapa??

Penasaran???

Gua juga penasaran kok sama part ini.

Kalo kalian penasaran dan suka seperti gue, Yuk vote dan koment sebanyak-banyaknnya di part ini, nanti gua bakalan next update kok.. stay toon...

14-05-2014

EMPAT BELASTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang