Ya, ini saatnya ia kembali bertugas.
____________________________________
Author POV
Maddy memeriksa pakaiannya. Ia melihat bayangan dirinya di cermin. Baiklah, jeans hitam. Back top lengkap dengan jaket kulit hitamnya dan sepatu boot. Poor! You're perfect maddy.
Bip.
Iphone nya bunyi. Ada pesan.
From: Jack.
Taman kota. 10:23.Ternyata jack yang mengiriminya pesan. Maddy melihat arlojinya, sudah jam 09:59. Dia bersiap keluar apartemennya diam dan mengendarai sedannya menuju taman kota.
_
Jam 10:15 malam.Maddy menunggu di bawah pohon ek taman kota.
Telpon dari jack masuk.
"Hallo, jack?"
"Maddy, apa kau tidak melupakan ranselmu?"
"Ya, aku membawanya" balas maddy bosan.
"Syukurlah"
"Well, jelaskan padaku makhluk apa yang akan aku hadapi."
Jack terdengar menghela nafas panjang dan menjawab maddy
"Bacon. Makhluk ini berkepala serigala, berdiri tegap seperti manusia. Dia berbeda dengan manusia serigala, makhluk ini berasal dari utara. Mereka berkelompok. Tapi tenang saja, mereka tidak memiliki otak. Mereka bodoh.""Kedengarannya mereka jelek." ejek maddy.
"Lebih tepatnya, mereka menyeramkan. Jujur saja, aku juga sedikit merinding. Kau ingat... Mereka bodoh tapi cukup agresif. Berhati hatilah"
Maddy masih bersandar di pohon ek taman kota. Bacon? Makhluk itu pasti sangat sangat jelek, pikir buffy.
"So, rencana apa yang kau lakukan menyuruhku ke taman kota"
"Mereka akan datang dari utara, sebelum mereka berkeliaran di sunnydale, kau harus mencegah mereka dan memberantasnya. Maddy, kau dengar aku..?"
Maddy terdiam seolah tidak mendengar perkataan jack. Telponnya masih menyala. Ia tersentak mendengar suara raungan yang menggema saling bertautan. Jack mendengarnya karna telponnya masih menyala.
"Mereka datang maddy! Bersiaplah."
Maddy tersadar dan segera mematikan telponnya.
Raungan itu semakin keras seakan makhluk itu semakin dekat. Maddy sempat dilanda rasa panik, dia sendirian disini. Bulu kuduknya meremang.
Dari utara, maddy melihat samar segerombolan hewan- maksudnya... Oh ralat! Itu Bacon.
Maddy mulai khawatir. Perkiraannya tidak salah, mereka memang jelek tapi juga menyeramkan seperti yang dikatakan jack.Mereka bertaring. Dan... Berliur.
Maddy memandangi mereka dengan jijik.Tanpa menunggu waktu, maddy menyerang mereka. Ia menancapkan pasaknya di tubuh bacon yang diserangnya dengan brutal. Sial! Jumlah mereka terlalu banyak.
Maddy melemparkan bawang ke segerombolan bacon tersebut. Alhasil, mereka mabuk dan terhuyung huyung seperti orang mabuk. Baiklah, maddy tau bacon tidak suka bawang.
Melihat bacon yang seperti tak sadarkan diri merupakan kesempatan emas untuk maddy menyerang mereka. Pasaknya dengan cepat menancap di masing masing dada bacon tersebut.
Maddy menikmatinya, ini terlalu mudah. Mereka bodoh.Hampir semua bacon sudah diatasinya. Hampir.
Ada 3 bacon yang masih belum teratasi. Tapi sepertinya tiga bacon itu berbeda, mereka agak lebih besar dan kelihatannya lebih menyeramkan.Maddy menatapnya menantang.
Detik berlalu, tiga bacon itu pergi sambil meraung keras bersautan. Mereka pergi. Maddy menatap heran, haruskah ia mengejarnya?
Ia tersadar dari lamunan dan tanpa ia sadari mayat mayat bacon yang dibunuhnya tadi telah berubah menjadi abu.Maddy berbalik, mencari sedannya di parkiran taman kota. Ia tidak lagi memikirkan bacon jelek yang melarikan diri darinya. Toh, mereka sudah pergi.
Maddy menemukan sedannya dan terkejut mendapatkan seseorang yang bersandar di sedannya dengan lengannya yang menopang pada mobil butut itu.
Justin?
Dear... I need ur feedback:') vote yaaa!

KAMU SEDANG MEMBACA
You're Perfect
Про вампировSelama ada vampir, selalu ada sang pembasmi. Hanya satu gadis di seluruh dunia ini, untuk memburu vampir dan menghentikan penyebaran kejahatan serta mencegah jumlah mereka bertambah. Untuk generasi sekarang, sang pembasmi itu adalah maddy elf, 16 ta...