Chapter 19 - Pesta Pertunangan Palsu

3.2K 380 11
                                        

'Now, Tomorrow, Forever....Just OUR LOVE !'

.

.

MANSION JUNG

BRAK!!!!

Dengan kasar Yunho membanting pintu kamarnya dengan Jaejoong untuk melampiaskan amarah yang ditahannya sejak mendengar penjelasan sang appa tentang siapa Choi Minho dan kenapa namja yang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka itu terlihat benci dan berusaha mencari masalah dengan mereka. Bagaimana bisa kejadian yang bahkan sudah hampir mereka lupakan itu sekarang kembali menjadi masalah baru?

"Dasar sial! Sudah mati tapi masih saja membawa masalah!"kecam Yunho kesal sambil mencengkram kuat sisi meja belajar hingga tangannya memutih. "Kita harus memberitahu masalah ini pada Chansung! Singkirkan saja Choi Minho itu sebelum dia mulai berulah dan mencoba membalas dendam!"rutuk Yunho kasar dengan penuh emosi.

Sepasang mata doe Jaejoong terbuka lebar mendengar setiap kata-kata dingin yang baru saja keluar dari mulut kembarannya itu. Dia memang selalu menyetujui semua keputusan Yunho, namun kali entah mengapa Jaejoong merasa sedikit ragu. "Tentu saja Chansung harus tahu tapi kau harus tenang dulu, hyung. Semua akan baik-baik saja! Choi Minho tidak akan bisa melakukan apapun!"tegas Jaejoong seraya memeluk Yunho dari arah belakang.

Perlahan namja cantik itu menyandarkan kepalanya pada punggung lebar yang terasa begitu tegang meski Yunho tetap meremas jemarinya dengan lembut. "Tidak akan terjadi apapun, hyungie. Kita pasti bisa menyelesaikan semuanya seperti biasa!" suara lembut itu kembali berbisik pelan untuk menenangkan emosi dalam diri Yunho yang takut jika seseorang melukai kembarannya.

Tiba-tiba Yunho berbalik dan meraup bibir merah Jaejoong dengan gerakan yang jauh dari kata lembut. Dia mencium kembarannya itu kuat untuk menyalurkan semua rasa khawatir yang sedang berkecamuk dalam benaknya dan Jaejoong tanpa ragu membalas semua perlakuan itu dengan menggalungkan lengannya disekeliling leher Yunho yang sekarang sibuk melepaskan pakaiannya.

"Kita akan selalu bersama sekarang, besok dan selamanya! Tidak akan kubiarkan Choi Minho atau siapa pun melukaimu!"desis Yunho tajam seraya memeluk erat tubuh ramping berambut panjang itu. "Akan kubunuh dia jika berani menyentuhmu, nae sarang!" sumpah Yunho dalam hati saat dengan lembut menyatukan tubuh mereka hingga Jaejoong mendesah tajam dalam pelukannya.

.

.

BRUKKKK.....BLAMMM

Pintu depan yang dibuka dengan kasar dan kemudian dibanting kuat itu menarik perhatian Jung Dong Woon dari Koran ekonomi yang sedang dibacanya di ruang tamu. Namja berusia 40-an itu meletakkan korannya dan beranjak untuk melihat keributan kecil yang mulai didengarnya. Suara khawatir Jaejoong juga mulai terdengar jelas olehnya. Langkah kaki Jung Dong Woon berhenti saat matanya melihat Jung Yunho dan Jung Jaejoong, kedua putra kembarnya itu pulang dalam keadaan berantakan.

Tergesa dihampirinya remaja berambut panjang yang sedang menggenggam kuat tangan kembarannya, seolah takut Yunho yang tetap memasang ekspresi dingin menghilang jika tidak dipegangnya. "Apa yang terjadi? Kenapa Jaejoong begitu kotor? Ya Tuhan, kau berdarah Joongie! Siapa yang melukaimu? Katakan pada appa!" emosi namja Jung itu serta merta naik saat melihat sudut bibir putra kesayangannya berdarah dan sedikit memar.

"Hanya luka kecil, appa."jawab Jaejoong dengan nada tenang agar appa-nya tidak mengamuk pada Yunho yang hanya berdiri diam disampingnya dan tidak peduli pada kemarahan di mata Jung Dong Woon yang hampir meledak dan pasti akan ditujukan pada kembarannya itu. "Tidak sakit sama sekali. Aku baik-baik saja!" Jaejoong meringis kecil saat berusaha tersenyum pada sang appa yang pasti khawatir.

TWINSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang