Chapter 8 - Siapa Lawan Kita?

2.7K 325 21
                                        

Now, Tomorrow, Forever....Just OUR LOVE !'

.

MANSION JUNG

"Duduklah, ada yang mau eomma bicarakan pada kalian!"

Suara tegas Jung Kibum itu menyapa pendengaran Yunho maupun Jaejoong saat keduanya masuk ke ruang kerja yang penuh dengan karya seni bernilai jutaan milyar Won sekaligus rak-rak yang dipenuhi buku-buku mode dunia. Yeoja cantik yang sudah melahirkan mereka itu duduk tegak dibalik meja besar yang selalu menjadi tempatnya menumpahkan semua ide unik hingga rumah modenya dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Asia dan bahkan Amerika!

"Apa yang ingin eomma sampaikan?" Yunho langsung bertanya begitu menjatuhkan dirinya dikursi didepan meja Jung Kibum yang terus saja menatap kedua putra kembarnya dengan sorot mata yang tak terbaca.

Hati Jaejoong sudah berdetak kencang, ini sama persis dengan kejadiaan 3 tahun yang lalu dimana Jung Kibum bicara dan melaksanakan ancamannya dengan memindahkan mereka ke Seoul. 'Hyungie, Eomma pasti tahu. Bagaimana ini?', erang Jaejoong lirih dalam hati karena seaneh apapun perasaan yang dimilikinya untuk Jung Yunho, kembarannya. Namja cantik ini tetap tidak mau mengecewakan yeoja yang sudah melahirkan mereka.

'Jangan tunjukan ekspresi apapun dan tetaplah bertingkah seperti biasanya. Kita sudah melalui hal ini beberapa kali! Jalankan saja peranmu ini, nae sarang!', suara dingin dan penuh ketegasan itu memenuhi kepala Jaejoong yang sekuat tenaga berusaha tidak melirik kearah Yunho yang duduk dihadapan eomma mereka dengan gaya yang begitu arogan.

Setelah memejamkan sebentar matanya serta beberapa kali menghela nafas panjang, Kibum mengeluarkan sebuah map dan membukanya tepat dihadapan kedua putranya yang masih memasang ekspresi datar. Tangan Yunho tetap dengan santai memainkan rambut panjang Jaejoong saat Kibum menunjukkan foto apartemen yang sangat mereka kenali itu.

"Kalian akan diam atau eomma perlu menunjukkan bukti lain?"tanya Kibum langsung.

"Dia merayu hyungie dan aku tidak suka itu!"Desis Jaejoong tiba-tiba dengan mata berkilau benci yang begitu menusuk.

Wajah cantik Jung Kibum memerah mendengar suara sedingin es yang jarang sekali keluar dari cherry lips putra bungsunya. "Tapi itu bukan alasan kalian membunuhnya! Sudah berulang kali eomma katakana, tahan sekuat mungkin sikap overprotektif kalian itu!" Marah Kibum langsung seraya berusaha keras menahan dirinya yang ingin melempar sesuatu.

"Dia juga hampir menabrak Jaejoong beberapa bulan yang lalu. Eomma ingat saat kaki Jaejoong terkilir itu? Jadi, aku pikir dia memang perlu disingkirkan agar kehidupan kami di Universitas Shinki bisa berjalan lancar!"seru Yunho tak kalah tajam tanpa peduli jika sekarang sorot mata Kibum seperti menyalahkan dan ingin menelannya.

"JUNG YUNHO!"bentak Kibum keras, tidak menyangka sama sekali jika putra sulungnya itu bisa bicara dengan setenang itu tanpa rasa bersalah. "Sekali lagi kalian ulangi hal ini, maka eomma akan memisahkan kalian dan kau, Tuan Muda Jung jangan pernah berharap bisa menemukan dimana Jaejoongie lagi!"ancam yeoja cantik itu dingin.

"Eomma tidak bisa melakukan itu pada kami dan aku yang membunuh namja itu! BUKAN HYUNGIE!"teriak Jaejoong tak kalah keras. Dia begitu takut dengan ancaman Jung Kibum kali ini. Tidak sekali pun dalam setiap helaan nafasnya, Jaejoong membayangkan dirinya akan berpisah dengan belahan jiwanya.

Jung Kibum terduduk dikursinya dengan wajah pucat dan mata nyalang. Apa yang baru diteriakkan Jaejoong benar-benar membuat kepalanya terasa akan meledak dan semua persendiannya mati total. 'Ini tidak mungkin! Pasti Jaejoong hanya sedang melindungi Yunho lagi! Seperti biasanya!', erang Kibum putus asa dalam hati, menolak untuk percaya jika putranya yang seindah malaikat bisa melakukan hal sekeji itu.

TWINSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang