Part 5

6.1K 350 0
                                        

Keluar lah Dokter diikuti Farid dan Arga di belakangnya

"Gimana dok? Berhasil" ucap Whitney saat dokter keluar dari ruang ICU
"Berhasil, tapi dia belum sadarkan diri karna efek obat bius. Kalian bisa tunggu nyonya Naysilla sadar. Dan jangan ada yang masuk terlebih dahulu" ucap dokter

Bangun Sill bangunn. Gumam Farid pelan sembari melihat jendela kearah Silla

"Rid, gue tau lo suka sama Silla kan? Perjuangin dia" ucap Arga tiba tiba
"Tapi kan lo--"ucap Farid terpotong
"Iya gue suka sama dia, tapi gue tau kalo dia suka nya cuma sama lo. Gue rela Silla suka sama siapa, karna itu sudah keputusannya" ucap Arga
"Kalo lo suka sama dia, perjuangin adek gue Rid" ucap Justin tiba tiba
"Pasti gue perjuangin. Thnks Ga,Jus" ucap Farid dengan sudut bibir melengkung ke atas

Udah 3 hari ini lo koma Sill, bangun plis. Ucap Farid mencium puncak tangan Silla

Naysilla POV
Ku pergerakan tangan kiri ku perlahan dan ku buka mataku menyesuaikan terangnya cahaya dan ku lihat ka Farid mencium puncak tangan ku

"Hi" sapaku
"Hi Sill" sapanya dengan senyum manisnya
"Ko-kok gue bisa disini ka?tanya ku
"Ceritanya panjang" ucapnya yang seinget gue, gue di hajar abis abisan oleh Sisca beserta dayang dayangnya

"Hai bebep lo udah sadar. Nih tadi gue abis ke supermarket beli buah buat lo" ucap Rachell sembari menaruh plastik putih berisi buah di atas nakas
"Gue juga nih, tadi sekalian bareng. Sekalian gue juga udah beliin lo bubur. Dimakan ya" ucap Dania tersenyum dan menaruh plastik putih persis seperti Rachell ke atas nakas
"Makasih Chell, Dan" ucap gue pelan dengan senyum tipis

"Sayang, Mom and Dad kangen kamu" ucap Mom memeluk ku
"Sayang, Dad juga kangen nih" ucap Daddy tertawa pelan dan mencium pipiku
"Aku juga kangen Mom and Dad" ucapku tersenyum
"Gue kaga di kangenin dek?!" ucap bang Justin tiba tiba
"Kangen nya proses bang" ucapku ngeledek

"Makasih semua, dan makasih juga Rid" ucap ku kepada semuanya dan beralih pandang ke arah mata hazel Farid
"Sama sama sayang"ucapnya mengelus tangan ku
"Apaan sayang sayangan Ewh" gumam gue pelan yang masih bisa di denger oleh Farid

Pagi yang cerah ku tatap celah jendela kamar ku yang terbuka dengan nuansa Blu Sky

Segera ku menuju kamar mandi untuk menyelesaikan ritual yang biasa orang orang lakukan. Dan langsung menuju Walk In Closet untuk memakai baju seragam hijau putih dan lebih tepatnya memakai pakaian Nerd lagi. Dan ini hari terakhir gue jadi Nerd

Inget lo Sis, lo abis sama gue besok. Gumam gue kesal yang gue yakini besok dia pasrah

"Morning Mom Dad bang" ucapku menuruni anak tangga dan serta wajah kaget ku saat melihat adek ku ada di meja makan menatapku dengan memakai seragam HIS
"Na-Nathan?" Ucap ku berlari dan berteriak sembari memeluk dan mencium pipinya
"Morning Sayang" ucap Mom and Dad bersamaan dengan wajah kaget
"Kok Nathan ga bilang aku? Kan bisa aku jemput di bandara" ucapku heboh
"Morning Kakak ku yang cantik. Kan biar Suprise" ucap Nathan tersenyum lebar
"Lo gasalah Sill? jadi Nerd lagi?celetuk bang Justin heran
"Tenang aja Mom, Dad, bang. Ini hari terakhir Silla jadi Nerd"ucapku
"Oh iya gue punya rencana buat abisin Sisca hari ini, lo sekolah di HIS kan dek? Gue bareng lo. Dan ceritanya lo jadi pacar gue. Lo harus mesra di depan semua murid HIS" ucap gue
"Baik kak. Pasti. Lagian gue penasaran sama yang namanya Sisca itu"jawabnya
"Ayo dek" ucap gue, sembari mengambil kunci mobil Lamborghini Merah A500
"Eh gue juga bareng" teriak bang Justin berlari ke arah gue dan Nathan

Sesampai di sekolah, banyak murid yang mencibir gue deket sama adek gue

"Eh dia Nathan David Houston kan? si pemilik HIS ini?"

Nerd Famous (?)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang