Mata gue pun tertuju kepada "dia" cewek tadi yang tak gue tau namanya dan --
"Hallo sayang ku Farid" ucap Sisca merayu
"Lo nih ya kayak kaga ada kerjaan aja, sehari aja kaga ganggu gue!!" Ucapku kesal sembari menuju kelas
Kring Kring Kring
Bel pulang pun berbunyi
Berjalan menuju koridor yang sepi, Aku melihat "dia" dengan muka yang di tenggelamkan di tangan yang berlipat di atas lutut kakinya dan baju yang basah
Kuhampiri dia dan--
"Lo gapapa?" Tanya gue
"Gapapa" jawabnya singkat
"Seriusan? Kok lo bisa kayak gini? Baju lo basah pula" ucap gue sembari duduk dihadapannya menyimbangkan posisi dengannya
"Bukan urusan lo"
"Bisa gue liat muka lo?"
"Gaperlu!" Ucapnya
"Yaudah, maaf tapi--
Tiba tiba dia nangis histeris dan mengangkat wajahnya menghadapku dengan mata hazel nya yang sembam
Secara refleks ku peluk dia kedalam kehangatan ku dan ku usap rambut indahnya
"Udah gapapa, mau gue antar pulang?" Ucap gue dan dia menggelengkan kepalanya tanda tak mau
"Gaperlu" ucapnya dan melepas pelukanku
"Oh ya, siapa nama lo?"
"Silla, makasih sebelumnya!" Ucapnya dan segera bangkit dari hadapanku
"Udah gaperlu makasih" ucap ku menahan tangannya dan segera ia tepis tangan kanan ku
Tak lama Dania dan Rachell datang setelah kepergian Dania
***
Ku taruh kedua tangan ku di bawah kepalaku
Ku ambil Iphone grey ku di atas nakas dan ku kirim pesan line grup ke Arga dan Aziyz
Selang beberapa menit, notifiaction line di ponsel ku muncul yang pastinya balasan dari mereka
"Kok lo bisa nolongin dia Rid?!" Balas Aziyz
"Tau tuh, lo kan orangnya dingin ya. Apalagi kalo ke cewek. Mana dia Nerd" Balas Arga
"Ya bisalah jadi ya gitu deh, kan udah gue ceritain tadi" balas gue
"Iya tau. Tapi aneh aja gitu. Seorang Farid Jaden Smith bisa deket seorang cewek apalagi dia famous karna Nerd nya" ucap Arga
"Iya tau tuh. Biarin aja lah ga" balas Aziyz
*Read
Ya, dia cantik. Apa sebenarnya dia hanya berpura pura jadi seorang Nerd? Tapi tak mungkin, untuk apa? Logika tak masuk akal. Akan ku cari tau tentang dia. Gumam ku pelan
Segera ku bangkit dan berlari ke kamar Dania
"Lu bang bukannya ketok pintu dulu kalo masuk" ucap Dania kesal
"Maap dek, oh ya gua mau nanya sebenernya si Silla itu siapa sih?"
"Mana gue tau bang. Yang pasti dia orang" ucapnya
"Iya gue tau. Tapi kok dia Nerd ya?"
"Kaga tau gue, emang kenapa bang? Lu suka sama dia ya bang?" Ucapnya menggoda
"Iya sih, gue suka dikit sama dia. Karna dia orangnya dingin gak kayak cewek lain yang gue deketin malah makin ngelonjak. Dan gue juga yakin kalo dia itu sebenernya bukan Nerd" ucap gue yakin
"Iya kali, udah ah gua ngantuk bang. Hus hus" ucapnya mendorong gue keluar kamar
Naysilla POV
Jam menunjukkan pukul 5.30, segera ku berlari kecil menuju toilet dan menuju walk in closet untuk mengganti baju ku menjadi baju santai
Yups tepatnya sekarang hari sabtu, dan HIS (Houston International School) libur setiap minggunya
Dertt dertt dertt
Ku geser slide answer di layar ponsel ku dan Rachell lah yang menghubungi ku
Tumben nih orang pagi pagi nelfon. Batin ku
"Hallo bebep, temenin gue shopping yok" Ucap rachell di seberang sana
"Ayok, kapan nihh?"
"Entar yah jam 10. Oh ya jangan lupa. Nanti gue yang jemput. Pake mobil lo ya, bensin gue tiris beb!"ucap nya
"Siap boss. Udah tau gue mah, lu yang ngajak malah jadi pake mobil gue"ucap gue
"Maap beb, sampai ketemu nanti. Oh ya ajak Dania aja"
"Iya Sama sama. Yaudah lo telfon dia"
"Iya udah, katanya ntar dia nyamper gue pake mobil, nah mobil nya di taro dirumah gue. Baru gue sama dia ke rumah lo pake mobil gue" ucap Rachell semangat
"Siap boss, jangan lup--"
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd Famous (?)
Teen FictionDia Bad girl. Tiap hari bullyan selalu dia terima. tpi tak pantang untuk Gadis ini, Naysilla. Dan dia menyukai cowok jangkung itu
