Hayhay baru nonggol lagi nii, sory juga karna udh lama ga next coz lagi fokus sama uas jadi baru bisa next sekarang..
Cuss lngsung aja, selamat membaca ☺
*******
Pagi ini jam menunjukkan pukul 05.12 ali terbangun dari tidurnya duduk di atas ranjang, menengok ke sebelah ranjangnya terlihat wajah sang istri yg pucat dan baby boy nya yang tengah tertidur pulas lalu ali mencium kening sang istri dan anaknya tanpa berniat membangunkannya, karena kasian melihat sang istri yg tidak tidur semalaman akibat Azzam yang terus menanggis dan akhirnya pukul 03.00 setelah azzam tenang prilly baru bisa tertidur lelap entah mengapa, mungkin karna baru berada di rumah itu sehingga babyboy tersebut harus beradaptasi dan ya namanya juga baby yg hanya bisa menangis sebagai cara untuk menggungkapkan keinginannya, dan membuat sang kaka qilla juga merengek malam itu sehingga ali pun ikut turun tangan dalam menjaga dan menenangkan anak - anak mereka.
Ali beranjak dari ranjangnya menuju box qilla yg berada di kamar yang sama dengan ortunya karna baik ali maupun prilly belum bisa memisahkan kamar anaknya dengan mereka ditakutkan qilla merenggek juga jika malam hari begitu pun saat bangun tidur dan karna usia qilla juga masih balita masih butuh perhatian lebih dari ortunya, dan ditakutkan jika sang kaka akan cemburu karna kehadiran sang adik saat ini.
Setelah mengecup pipi sang anak ali lalu menuju samping lemari mengambil handuk yang memang di simpan dan digantung oleh sang istri setelahnya ali menuju kamar mandi membersihkan badanya serta mengambil wudhu.
" ooeee eeaaa eeaaaa " tangis Azzam yang membuat illy terbangun dari tidurnya lalu merenggangkan otot otot tangannya dan mulai duduk sambil bersandar di atas ranjang sambil menguncir rambut panjangnya dengan asal lalu menggendong Azzam kepangkuannya.
" uuuhhh sayangg, kenapa hm, nenen " ucp illy sambil menguap karna masih mengantuk lalu mulai menyusui Azzam, dan perlahan tangisan azzam pun mereda mungkin karna lapar ingin menyusu.
Cekllek..
Suara pintu kamar mandi terbuka ali keluar dgn bertelanjang dada hanya menggunakan handuk dipinggangnya dan handuk kecil yang digosok- gosokan dikpla nya karna habis keramas .
" kenapa bun? " tanya ali lalu mendekat illy karna melihat sang istri dgn mata tertutup menyender di ranjang dengan memijat kpalanya sambil masih menyusui Azzam
" pusing yah " ucapnya perlahan sambil membuka mata.
"Sebentar ya ayah pakai baju dulu mau solat juga " ucp ali menuju lemari dan memakai baju polos dan celana pendek serta memakai sarung lalu menyisir rambutnya dan memakai kopeah setelahnya ali melaksanakan solat subuhnya, ya ali tidak kerja karna masih cuti dan waktu cutinya pun belum habis.
Selesai solat dan melipat sarung serta sajadahnya dan kopeah'a ali berjalan menuju ranjang duduk di samping kanan sang istri yang masih dengan posisi tadi menyusui sang anak.
" masih pusing sayang hmm " tanya ali lalu memijat kepala sang istri dgan tangannya
" Hmm sedikit " ucpnya lirih
" kurang tidur ini bunda, semalam tidurnya cuman sebentar" ucp ali masih memijat kening sang istri, setelah lama memijat kening prilly
" udah yah " ucp illy memegang tangan suaminya yg tdi memijatnya
" udah mendingan hmm "
" iyaa udah, kan di pijit ayah " ucp illy sambil tersenyum kecil kearah sang suami yang di balas kekehan ali.
" liat nih yah, Azzam anteng banget semalam aja rewel nangis kejer " ucp illy sambil merapihkan bajunya karna azzam sudah slesai menyusu
" namanya juga baby bun kerjaannya kan nangis " ucp ali pada sang istri yg dibalas anggukan lalu beralih melihat sang anak tengah menggerak gerakan tangannya yg menggunakan sarung tangan pada wajahnya dengan mata merem meleknya dan mengecap-gecapkan mulutnya yang membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Kecil
Roman d'amourAliando putra pratama Prilly ariskiya Qilla ariskiya pratama Kisah yg menceritakan tentang kehidupan keluarga kecil, aliando, prilly serta anak nya. yg mungkin jika orang lain melihatnya penuh dengan keharmonisan,kasih sayang, mencintai, namun man...
