suatu hari aku berada
di tempat yang senyap
tetapi entah darimana
suara itu datang
aku mendengar ada orang
berteriak tanpa henti
seperti sedang menangis
seperti sedang marah
lalu aku membuka mata
sial, aku terlambat lagi
sekelilingku berantakan
rambutku juga
aku melihat wajah di kaca
apakah itu diriku?
mengapa mataku sembab
dan suaraku serak?
YOU ARE READING
Memory (Poetry)
PoetrySetiap bait kutuliskan dengan kata, berisi sejuta makna tersirat yang tak bisa diungkapkan oleh penciptanya. Terlukis secara jelas, bagaimana perasaan seorang nona muda yang dihantam oleh rasa kalut dan sengsara. Bagaikan rembulan yang bersinar bers...
