Main cast : Johnny NCT
Park Yura (y/n).
.
.
"Yeoboseyo, oppa apa kau sibuk?"
"Ne, aku sibuk. Nanti di sambung lagi"
'Tittt'
"Huh" Yura menghela napasnya, seperti biasa Johnny aka pacarnya selalu saja sibuk. Ia yak pernah seperti dulu lagi.
"Oppa, aku rindu kau yang dulu. Yang selalu menemaniku, yang selalu menjagaku, yang selalu membahagiakanmu. Kenapa kau berubah oppa" kata Yura yang dengan setianya menatap foto Johnny.
Karena sudah bosan, Yura memutuskan untuk keluar berjalan jalan.
.
Setelah sampai di taman, Yura tersenyum senang melihat anak anak yang sedang bermain. Tapi senyumannya pudar ketika melihat seorang namja yang sangat ia kenali. Lalu setetes air mata Yura menetes, sakit itulah yang ia rasakan. Melihat pacarnya -johnny- mencium seorang yeoja lain, 'jadi ini kesibukanmu' gumam Yura dalam hati. Air matanya pun semakin deras(?). Ia pun memberanikan mendekati namja itu, dan dengan sigap ia menariknya lalu menamparnya.
"Daebak, jadi selama ini kau sibuk demi yeoja ini?"
"Yura, aku.. Aku bisa jelaskan"
"Jelaskan apa oppa, in semua sudah jelas, kau selingkuh. Atau... masih banyak selingkuhan oppa selain dia" kata Yura dengan menunjuk yeoja itu.
"Bee, siapa dia?" tanya yeoja itu.
"Na? Nega? Seharusnya aku yang bertanya kamu itu siapa? Kamu hanya selingkuhannya" kata Yura, lalu
Plak
Johnny menampar pipi Yura, pipi Yura memerah akibat tamparan yang cukup keras.
"Oppa" kata Yura sambil memegang pipinya.
"Ma.. maaf" kata Johnny.
"Huh, gomawo oppa, kau telah menunjukkan dirimu yang sebenarnya. Untungnya kau menyadari ku sebelum cintaku semakin tumbuh. Gomawo atas semua hari hari yang pernah kita lalui bersama" kata Yura lalu beranjak pergi.
Air matanya yang dia tahan dari tadi akhirnya jatuh juga. Sakit, bukan pipinya, melainkan hatinya. Hatinya lebih sakit, dibentak dan ditampar oleh orang yang kita cinta. Siapa yang tidak sakit hati coba.
.
.
"Hiks hiks" Yura berlari tak tau arah. Hatinya sudah tak bisa memilih lagi, hatinya sudah buntu, tidak bisa memilih lagi. Yura berlari menyebrangi jalan, tiba tiba mobil berjalan kearahnya dengan laju cepat.
Dan,
Yura merasa semuanya gelap.
.
"Hiks, mianhae seharusnya aku memang tidak melakukan itu. Mianhae" kata seorang namja aka Johnny atau bisa dibilang mantan pacar Yura.
Yura membuka matanya pelan, ia menggerakkan tangannya pelan.
"Yura".
"Oppa, kenapa kau disini. Nanti pacarmu marah".
"Mianhae, aku seharusnya tidak melakukan itu semua. Maafkan aku" kata Johnny sambil mencium tangan Yura.
"Gwaenchana oppa" kata Yura yang tetap tersenyum.
"Oppa, kau bahagialah dengannya"
"Apa maksudmu. Aku ingin bahagia dengan mu" kata Johnny yang masih setia dengan memegang tanganmu.
"Ani oppa, waktuku di dunia udah selesai. Sekarang kau harus senang agar aku tenang" kata Yura.
"Andwe, andwe Yura".
"Annyeong oppa".
"Andweeeee, YURA ANDWEEEEEE".
Tiba tiba dokter datang dan memeriksa keadaannya. Kemudian ia menutup tubuh Yura dengan kain putih.
"Andwe, Yura pasti masih hidup. MINGGIR!!"
"Tenang tuan, biarkan dia beristirahat dengan tenang" kata suster itu.
.
.
Hari ini adalah hari pemakan Yura, di tertulis nama indah disana.
Park Yura,
Lahir : 13 february 1995
Wafat : 20Agustus 2016.
"Sudahlah, ayo kita pulang" kata Taeyong selaku temen dekat Yura dan Johnny.
2 years ago.
"Johnny, lupakanlah Yura, dan carilah yang lain. Yura pasti ingin melihatmu bahagia" kata Taeil.
"Betultuh" kata Taeyong.
"Sudahlah" kata Johnny lalu keluar dari apartemen nya. Semenjak meninggalnya Yura, Johnny tinggal di apartemen. Taeyong dan Taeil selalu datang ke apartemennya agar memastikan Johnny tidak melakukan hal gila.
Bruuk
"
Mianhae, saya sedang buru buru" kata yeoja itu.
"Yura".
.
End.
KAMU SEDANG MEMBACA
NCT Imagine
Novela JuvenilHanya sekedar imagine yang membuat anda laper 😂😂😂😂 JAN LUPA VOMENT YA
