📍Our Star [Akaashi Keiji]

333 43 5
                                    

Butiran salju berjatuhan menghiasi langit kelam, tampak begitu kontras dengan warnanya yang hitam dan putih monoton. Bersama langit yang hampa, api berkobar menjilati udara malam ... semakin besar karena dipicu tiupan angin. Api kian memakan benda yang dibakarnya, yaitu sebuah mobil yang terbalik setengah hancur lantaran terjatuh dari jembatan gantung.

Sepasang suami istri meregang nyawa dengan tragis, meninggalkan seorang gadis kecil berikut luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Air mata dan jeritan tentu tak dapat dibendung oleh anak seumurnya, terdengar begitu pilu serta menyakitkan bagi siapapun yang mendengar.

"Jangan menangis." Seutas suara menginterupsi kesunyian. Gadis kecil itu menoleh, sesenggukan masih menyertai isak tangisnya.

"Ayah ... Ibu, mereka tidur di dalam api. Tolong keluarkan mereka," lirihnya kemudian, memaksa kaki pincangnya untuk berjalan ke arah seorang pria yang tengah berdiri memandangnya.

Sungguh, dia tak sempat untuk memikirkan dari mana pria asing tersebut berasal. Dia hanya butuh bantuan.

Kepulan asap hitam membubung tinggi, suara ledakan pun seketika menggemparkan daerah kecelakaan tersebut. Sontak dibalikkan tubuh kecilnya diikuti mata membulat tak percaya, kembali gadis malang itu berteriak memanggil nama kedua orangtuanya. Ngilu dirasakan oleh tulang-tulang gadis itu, membuatnya tak sanggup lagi menopang bobot tubuh. Kemalangan baru saja menjadikan dia anak yatim piatu.

"Jangan menangis." Lagi-lagi kalimat sama yang diucap, namun hasil yang didapat tetaplah sama ... gadis kecil itu malah menangis lebih keras.

"Maaf, aku tak bisa membantu."

Putus asa. Keadaan memaksa gadis kecil itu berlari, hendak masuk ke dalam api mengikuti orang tuanya yang sudah dipastikan mati--tanpa peduli sang pria yang berusaha menghentikannya.

"Jangan bodoh! Kau ingin menjemput kematianmu lagi, hah?" Entah sejak kapan pula, gadis itu sudah berada dalam dekapan pria yang gagal menolong orangtuanya barusan.

"Ayah dan Ibu! Mereka pergi dan aku ingin ikut! Aku tak mau sendiri!"

"Akhirnya kau kembali padaku! Secepat itu kau ingin pergi lagi?" Setitik air mata mengalir dari pria itu, disamarkan oleh gelapnya malam.

"Bicara apa Kakak ini! Kenal saja tidak! Lepas!"

"Aku Keiji, kaulupa?" Pemberontakannya terhenti seakan ada sebuah sinyal yang merambat ke otak gadis itu.

Nama.

Suara.

Intonasi.

Dekapan.

Dan air mata.

Kepingan memori membludak masuk ke ingatannya. Saking banyaknya hingga gadis itu ditelan ke alam bawah sadar.

"Aku rindu."

☆☆☆☆☆

Tell me what do they call you?
Where are you runnin' off to?
Oh could you tell me.

I found you kept away in this garden.

Lagu latar: The Truth Untold--BTS (English cover by Ysabelle)

"Our Star"
[Demon!Akaashi Keiji X Human!Reader]

Warn!
Typo yang terlewat saat di-edit, PUEBI yang keliru (maybe)

☆☆☆☆☆

"Saat malam, langit di atas sana dihiasi benda bercahaya yang jumlahnya sangat banyak! Kauyakin tak pernah melihatnya, Keiji?"

[HaikyuuXReader] NeverlandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang