Ridhi menatap bayangan wajahnya di cermin,ini bukan untuk yang pertama kalinya.saat akan masuk SMA Ridhi pernah merubah penampilannya seperti ini.Dan hasilnya,dia hampir saja menjadi korban penculikan dan pemerkosaan saat suatu malam dia pulang dari rumah sahabatnya.saat itu ridhi memutuskan untuk mampir di swalayan tidak jauh dari kompleks perumahan tempat mereka tinggal,saat berjalan pulang beberapa orang pria mengikutinya,ridhi berlari dan berteriak sekuat tenaga.beruntung jalanan belum terlalu sepi sehingga beberapa pengemudi yang lewat menolongnya.itu untuk yang terakhir kalinya.Sejak saat itu Ridhi memutuskan untuk kembali menyembunyikan tubuh sintalnya dalam baju2 dan rok serta celana kebesaran yang selalu di gunakannya.ridhi juga melengkapi wajahnya dengan kacamata tebal yang sebenarnya hanya kacamata biasa,dan juga menyembunyikan giginya yang rapi dan putih bersih di balik kawat gigi dengan warna mencolok.mungkin sedikit aneh,tapi ridhi benar-benar trauma.Dia cantik tentu saja,dan walaupun tubuhnya sedikit mungil namun bagian2 tubuhnya padat dan berisi,dengan lekuk tubuh yang nyaris sempurna.
Dan saat ini untuk pertama kalinya sejak kejadian itu ridhi melepas seluruh atribut yang selalu di kenakannya,yang membuatnya terlihat seperti gadis cupu dan lugu.
Siang tadi sepulang kuliah ridhi mampir ke salon dan melakukan perawatan pada rambutnya.Dan kini dia menjelma bak bidadari cantik dengan rambut panjang yang berkilauan,tidak kalah dengan para artis terkenal bintang iklan shampoo.
Ridhi bukannya putus asa mencari perhatian Raj,namun ia ingin Raj bisa melihatnya sebagai seorang wanita,dalam arti yang sebenarnya.lagipula dia istri Raj sekarang,salah satu tugas isteri menyenangkan mata suami bukan??hihi.Aneh juga sihh,Raj yang tinggi dan tampan,jalan bersama seorang wanita dengan dandanan era 70an dan kacamata tebal bertengger di hidungnya.
"Okay Om..kita lihat nanti.seberapa lama kau bertahan dengan sikap angkuhmu itu..hihi.."Ridhi tertawa geli di depan cermin membayangkan reaksi Raj.namun hatinya sedikit was-was,akankah Raj tetap bersikap dingin padanya setelah ini..???Biarlah,itu urusan nanti.toh semua hanya soal waktu,dan dia sanggup menunggu selama apapun itu.
Sambil bernyanyi kecil dan dengan langkah ringan ridhi menuju dapur.Ridhi terbiasa memasak sendiri,sejak belum menikah dan masih bersama kedua orang tuanya,mamanya selalu turun tangan sendiri memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan anaknya,walau mereka memiliki asisten.
Dengan bersenandung ridhi memotong beberapa macam sayran segar yang di belinya,tak lupa juga udang segar.Dia berencana memasak capcay seafood kesukaannya.
Raj memutuskan untuk pulang lebih cepat sore ini,entah mengapa dia merasa begitu lelah dan mengantuk.saat membuka pintu Apartemen,Raj mendengar suara berisik dari arah dapur dan langsung menduga itu pasti ridhi yang sedang memasak.Namun langkah raj terhenti dekat meja makan,keningnya mengernyit.apakah ada tamu??atau mungkin teman ridhi???Dan siapa tamu yang sangat tidak sopan itu??Namun pemandangan di depannya tak urung membuat jakunnya naik turun dengan mata membulat sempurna.sesosok tubuh mungil namun sintal dengan lekuk tubuh yang aduhai,hanya di balut Hot pants yang memperlihatkan bokongnya yang begitu padat dan berisi,serta tank top bermotif bunga yang bahkan tidak menutupi pusarnya.
"Maaf,anda siapa..???"
Terdengar bunyi berdenting pisau yang jatuh ke lantai di iringi pekikan kaget ridhi.
"Ya ampuuuunnn Ommm..om bikin ridhi kaget tau.."pekik ridhi lalu mengambil pisau yang terlepas dari tangannya,untung saja pisau itu tidak melukai kakinya.
Ridhi tidak menyadari Raj yang berdiri mematung di tempatnya,dengan ekspresi melongo dan mulut menganga.
"Ka..kamu...
Oh,ridhi tersadar.saatnya berakting,dia harus berpura-pura bersikap biasa saja.
"Tumben om pulang cepat.."kata ridhi tak acuh sambil meneruskan aktifitasnya memasak.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Love You,Om
Short StoryMasih tentang Raj and Ridhi,Dan pernikahan beda usia yang terpaut jauh di antara mereka.
