Faran

47 19 0
                                        

Keesokan paginya ada seorang laki-laki datang ke karan membawa biola ,dia menatap Karan sambil tersenyum, dia memasuki pintu gerbang dan menuju ke tangga pintu masuk karan dia melihat seorang anak sedang memperhatikannya, lalu dia memainkan biolanya.

Pak Frathir pun mendengar suara biola itu, lalu dia mendatangi laki-laki yang ada diluar.

"Apa yang terjadi di sini?" ucap Pak Frathir.

Laki-laki itu langsung berhenti bermain biola dan dia melihat Pak Frathir sambil tersenyum.

"Oh maaf pak,saya Faran saya ada janji pertemuan dengan anda. Saya melihat ada seorang anak melihat saya memegang biola jadi saya tidak mau mengecewakannya." ucap Laki-laki itu.

"Yang terpenting disini adalah tidak melanggar peraturan, anda tidak tau bahwa banyak murid yang sedang belajar disini mungkin terganggu. Ayo ikut aku." ajak pak Frathir.

Saat sedang dikantor pak Frathir sedang membaca data-data tentang laki-laki itu.

"Jadi anda mengajar musik?" tanya Pak Frathir.

"Iya pak" jawab Laki-laki itu.

"Dan anda juga sudah diterima di 3 universitas besar lainnya, mengapa anda kemari?" tanya pak Frathir lagi.

"Begini pak saya tau bahwa sulit untuk menerima musik di Karan tapi saya menyukai tantangan jadi menjadi guru disini akan sangat sulit makanya saya memutuskan untuk masuk disini." jawab laki-laki itu.

"Saya akan memberikanmu kesempatan, jika anda mendapatkan murid yang cukup anda diterima jika tidak anda bisa pergi dari sini."tawar pak Frathir.

" baiklah pak"jawab laki-laki itu.

Laki-laki itu pun menyiapkan kursi-kursi di gazebo, dia pun duduk di kursi paling depan. saat itu bel berbunyi dan semua murid keluar lalu laki-laki itu memainkan biolanya dengan sangat merdu dan murid-murid pun tertarik.

saat laki-laki itu sudah selesai memainkan biolanya dia pun melihat bahwa kursi kosong di gazebo itu sudah diisi oleh murid-murid yang ingin mengikuti pelajarannya diantara murid-murid itu ada Hardi,Arma, dan Dana.

Saat dikantor, Pak Frathir menawarkan kelas untuk laki-laki itu.

"Kelas itu akan jadi tempat anda mengajar Pak Faran" ucap Pak Frathir sambil menunjuk sebuah kelas.

"Maaf pak tapi saya lebih ingin mengajar di gazebo itu saja, murid-murid pasti bosan setelah belajar di kelas, jika saya mengajar di gazebo itu mereka tidak akan bosan." tawar Pak Faran.

"Baiklah anda boleh mengajar disana tapi saya ingin memperjelas sesuatu bahwa saya tidak suka perubahan." ucap Pak Frathir.

"Iya pak." jawab Pak Faran.

"Baiklah selamat datang di karan." ucap pak Frathir sambil mengulurkan tangan.

"Terima kasih pak." ucap pak Faran sambil bersalaman dengan pak Frathir.

Love Is LiveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang