Chapter 6

319 22 6
                                    

Jam istirahat pun tiba. Inilah waktu yang paling ditunggu tunggu Angga yaitu Amanda menjelaskan mengapa dia sangat membenci Angga.

"Nda ayo ke taman belakang katanya lo mau jelasin semua." ajak Angga terburu buru.

"Iya ya ngga lo ngebet banget sih."

🔜🔜

"Jadi lo marah ke gue cuma gara gara waktu itu yang gue nabrak lo gak sengaja itu." kata Angga

"Iya dan lo itu orang yang gak punya etika dan sopan santun , lo itu udah nabrak gue udah bikin badan gue sakit dan lo pergi gitu aja tanpa bilang maaf." kata Amanda dengan rasa kesal.

"Ya udah gue jelasin ,waktu itu gue hampir telat dan gue buru buru terus dan gak sengaja gue nabrak lo dan kalok gue tolong lo gue bisa telat kan, gue gak mau telat masuk sekolah sebagai murid baru. Dan gue minta maaf semaaf maafnya sama lo, gue gak tolongin lo waktu itu." jelas Angga.

"Lo enak ngomong maaf..." perkataan Amanda langsung dipotong Angga 

"Nda gue tau gue gak punya sopan santun dan gue juga gak punya etika tapi gue gak mau terus terusan kayak gini, gue mau kita jadi temen yang seharusnya, gue mau lo gak ngebenci gue terus. Plis nda maafin gue."

Angga mengatakan semua ini dari lubuk hatinya yang dalam, dia sudah sangat capek.

"Iya ngga gue maafin lo, tuhan aja maha pemaaf masak manusia biasa kayak gue gak mau maafin lo." kata Amanda dengan seulas senyum.

"Jadi kita temen oke." kata Angga semangat.

"Oke kita temen. Yuk ke kantin."

"Ayo!" jawab Angga. Semoga kita bisa lebih dari temen ya nda batin Angga penuh harap.

🔜🔜

"Halo temen temen i am come back." teriak Amanda heboh.

"Wih buset kuping gue mau putus nda denger suara lo." omel Syifa.

"Kenapa lo nda kayaknya lagi bahagia banget?." kata Elina yang mulai penasaran.

"Sesuai permintaan dan ceramah lo kemarin El, gue sama Angga udah temenan dan semua firasat lo itu bener semua, Angga yang nabrak gue. Tapi dia udah minta maaf sama gue, dan ya udah gue sama Angga jadu temen." kata Amanda panjang lebar.

"Jadi lo nepatin janji lo kemarin nih, berarti lo sama Angga gak bakal ribut lagi kan.?" kata Elina.

"Iya iya." kata Amanda.

"Ayo gue laper nih, makan dulu yok." kata Syifa.

"Iya iya." kata Amanda.

🔜🔜

Jam istirahat pun telah selesai. Angga pun langsung duduk di tempatnya yaitu disebelah Amanda. Angga melihat Amanda datang dan langsung duduk di tempatnya.

"Halo beruang madu." goda Angga kepada Amanda.

"Apaan sih lo norak tau gak, gue kan manusia bukan hewan peliharaan." jawab sinis Amanda.

"Ih kok lo sewot kan gue goda temen baik gue."

"Terserah lo." jawab Amanda sinis.

"Kok lo sinis banget sama gue , kan kita udah janji bakalan gak saling benci gak saling marah marahan gak saling...."

"Iya iya Angga kuda laut hahaha." canda Amanda.

"Cie punya nama khusus buat gue." goda Angga.

"Bodo lo duluan kok yang mulai." kata Amanda dengan tertawa.

Disaat mereka berdua dengan bercanda tiba tiba guru matematika paling kiler datang siapa lagi kalok bukan Bu Mitha.

"Hei kalian berdua jangan bercanda saja ya tidak tahu kalok ini sudah bel masuk." nada marah pun keluar dari mulut bu mitha.

"Ma...af bu." jawab Amanda gugup.

"Ya sudah siapkan buku kalian kita mulai pelajarannya." kata bu mitha tegas.

Angga dan Amanda hanya bisa mengehela nafas dan mulai fokus di pelajaran.

🔜🔜

"Nda gue pulang dulu ya udah ditunggu nih sama supir gue." kata Syifa.

"Iya gue juga udah ditunggu nih." sambung Elina.

"Iya iya dah hati hati ya." Syifa sama Elina pun berlalu meninggalkan Amanda dan Angga yang terlihat masih memebereskan barang barangnya.

"Nda lo pulang sama siapa? Bareng gue aja gimana? Kan tadi waktu berangkat lo bareng gue." ajak Angga.

"Gak papa nih, gue bisa kok naik taksi jadi lo gak perlu..."

"Gak papa nda lo kan beruang madu gue oke." kata Angga yang memotong pembicaraan Amanda.

"Lo seneng banget ya motong pembicaraan gue, iya deh gue bareng lo."

Akhirnya mereka pun pulang berdua menggunakan motor ninja warna hitam milik Angga. Angga menstater motornya.

Amanda pun naik ke motor Angga. "Nda pegangan nanti lo jatuh." kata Angga.

"Iya ngga gue udah tau modus lo." kata Amanda.

"Gue bukan modus keles." kata Angga.

🔜🔜

"Eh ngga lo tinggal masuk terus lurus aja nanti gue bakal bilang stop kalok udah sampek rumah gue." jelas Amanda.

Angga pun hanya mengikuti intruksi Amanda. Tak lama kemudian Amanda bilang "Stop ngga udah sampek."

"Ini rumah lo." kata Angga sambil melihat sekeliling rumah Amanda.

"Iyha , lo gak mau mampir dulu nih." tawar Amanda.

"Gak usah deh udah mau sore juga."

"Ya udah kapan kapan mampir ya ngga."

"Iya iya, oh ya gue boleh minta nomer hp lo gak nda?." kata Angga

"Buat apaan?."

"Ya gak papa ayo lah nda kita kan udah jadi temen."

"Iya iya save ya 082345678091 udah."

"Makasih beruang madu." Angga pun menyalakan motornya dan melesat meninggalkan Amanda.

Amanda pun hanya tersenyum memandangi punggung Angga yang mulai menjauh dari hadapannya.

▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
Selamat baca maaf kalok masih gabut, aku bakalan sering next deh.

Jangan lupa vote and comment ya.

Venus putri salsa billa

Perjuangan Cinta Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang