Chapter 7

496 27 10
                                    

Sedang enak enaknya Amanda mendengarkan musik di kamar, tiba tiba ada pesan masuk dari handpone Amanda.

Hai beruang madu

Amanda pun kaget ternyata yang mengiriminya pesan adalah Angga.
Amanda pun membalas pesan Angga.

Apaan ganggu banget sih lo

Amanda sedikit tersenyum membalas pesan Angga. Baru kali ini dia senyum senyum sendiri membalas pesan cowok yang baru saja menjadi temannya.

Tak lama Amanda membalas pesan Angga. Angga pun membalasnya.

Ih sinis banget lo jadi orang, oh ya besok kan libur lo ada acara gak?

Amanda bingung , akhirnya Amanda pun menjawab pesan Angga.

Kayaknya gak deh, emang ada apa?

Gue mau ngajak lo jalan , mau ya?

Amanda setelah balasan Angga, Amanda menjadi senyum senyum sendiri.

Boleh deh, gue juga besok bakalan bosen di rumah mulu.

Oke, besok jam 10 pagi lo gue jemput , dandan yang cantik ya beruang madu.

Amanda pun membalasnya.

Oke

Tanpa membaca balasan yang akan dijawab oleh Angga. Amanda lansung turun untuk makan.

Amanda pun turun dan bertemu mamanya.

"Ma makan dong." pinta Amanda.

"Mau makan apa? Mama buatin." kata mama Amanda.

"Mau spageti aja deh."

"Iya."

"Oh ya ma? Aku besok mau pergi sama temen aku." kata Amanda meminta izin.

"Emang mau kemana? Sama siapa? Sama Elina sama Syifa?." tanya mama Amanda.

"Gak ma sama temen aku cowok namanya Angga." tutur Amanda.

"Angga? Kok mama gak pernah tau sama dia." tanya mama Amanda bingung.

"Dia itu anak baru ma di sekolah aku, dia anak pindahan." jelas Amanda.

"Oh gitu, tumben banget kamu jalan sama anak cowok." goda mama Amanda.

"Mama kok malah goda aku sih, gak papa kan ma dia mungkin pengen lihat lihat kota Jakarta, bolehin ya ma?. Gak bakal aneh aneh kok. Suer."

"Iya gak papa Amanda, apasih yang gak buat anak mama yang cantik ini." kata mama Amanda sambil mencubit pipi Amanda.

"Sakit ma, tapi makasih ya ma."

"Iya." kata mama Amanda.

🔜🔜

"Yes yes uhuyy." teriak Angga loncat loncat di kasur.

"Eh ngga lo ngapain? Kok loncat loncat di kasur kayak gitu." omel Esa yang tampak tiba tiba muncul dari pintu.

"Eh kok lo tiba tiba disitu kak." heran Angga.

"Lo itu kebanyakan teriak teriak sampek gak nyadar kalok gue ada disini." jelas Esa.

"Oh."

"Tapi tadi lo itu kenapa ngga? Kok teriak teriak loncat loncat kasur pula." heran Esa.

"Oh gue besok jalan sama temen gue cewek namanya itu..." perkataan Angga langsung terpotong oleh mama Angga dan Esa memanggilnya.

"Eh bentar mama manggil gue , gue pergi dulu." Esa pun langsung pergi dan meninggalkan Angga.

Angga pun tidur tiduran di kasur dan sepertinya dia punya rasa kepada Amanda. Tapi dia tidak mau Amanda sampai tahu , Angga tidak mau sampai Amanda membencinya lagi seperti tempo hari. Jika sudah waktunya tiba dan Angga sudah sangat dekat dengan Amanda dia akan menyatakan perasaanya kepada Amanda.

Baru beberapa hari kita jadi temen, tapi gue udah punya rasa lebih dari temen sama lo, apa lo juga sama hal nya sama perasaan gue ke lo nda? Semoga perasaan ini terbalaskan sama lo. Disaat waktu yang tepat nanti nda gue bakalan nyatain perasaan gue ke lo batin Angga.

▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
Maaf next nya cuma dikit, tapi aku bakalan sering next kok.

Jangan lupa vote and comment ya

See you next time.

Venus putri salsa billa

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 21, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Perjuangan Cinta Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang