"Kau?..."
'Naruto!'
"Siapa?"
"Na, Naruto!"
Sasuke kaget melihat Naruto bertanya seperti itu kepada dirinya.
Masa iya Naruto melupakannya?
Oi,oi! Jangan buat Sasuke nangis!
Kalau ketahuan kakaknya, bisa jadi ayam panggang kau Nar!
"Eh? Ehehe? Maaf. Kau benar-benar tidak mengenaliku?". Ujar Sasuke dengan raut muka setengah tidak percaya sambil tersenyum canggung.
"Em... Ya. Aku bahkan baru melihatmu. Kenapa? Apa kau ada perlu denganku? Atau dengan Eren?". Tanya Naruto dengan ekspresi melongo bak orang idiot.
'Eren? Siapa dia?'. Batin Sasuke bingung.
"A, anu.. Aku... Aku..."
"Tadaima!". Ujar seorang pemuda bermata hijau emerald yang kita kenal bernama Eren.
"Oh. Okaeri, titan boy!". Sambut Naruto dengan cengir khas nya.
Eren yang sedari tadi di depan pintu, langsung memasang wajah heran. Ia melihat Sasuke yang kini tengah termenung.
"Eh, Naruto? Apa dia teman mu?". Tanya Eren kepada Naruto dan langsung dibalas oleh gelengan Naruto.
"Tidak. Apa dia teman mu, Eren?". Tanya Naruto balik.
"Tidak. Aku saja baru melihat nya". Jawab Eren bingung.
"Dia teman ku, duo idiot". Ujar Levi yang rupanya telah keluar dari kamarnya.
"O, ah iya!. Aku temannya Rivaille san. Salam kenal semua". Ujar Sasuke sambil membungkuk terhadap Eren dan Naruto.
"Ooohh!! Begitu!". Ujar Naruto dan Eren serempak.
"Dia akan menginap beberapa hari di apartement ku. Jadi aku menyuruhnya untuk berkenalan dulu dengan kalian". Ujar Levi sambil meminum kopi luwak ditangannya.
Si cebol ini suka sekali dengan kopi luwak?
Apa tidak ada minuman lain bang Ripa'i?
"Oh iya. Kalau begitu kita berkenalan. Namaku Uchiha Sasuke". Ujar Sasuke sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman.
"Namaku, Uzumaki Naruto". Ujar Naruto sambil berjabat tangan.
"Eren Yaeger". Sambung Eren sambil berjabat tangan dengan Sasuke.
"Eum. Mohon bantuannya ya semuanya". Ujar Sasuke sambil membungkuk.
"Yosh! Tenang! Kami akan selalu membantumu kapanpun kau mau". Ujar Naruto semangat.
Dalam hati, Sasuke sangat menyesali perbuatannya.
Kenapa dia harus meninggalkan Naruto?
Walaupun hanya setahun, tapi itu membuat dirinya kehilangan seseorang yang berharga.
'Walaupun kau sekarang dekat denganku, tapi ingatanmu tentang ku, tak ada dalam ingatanmu'. Batin Sasuke sedih.
Setelah sesi perkenalan, Levi menyuruh Sasuke untuk masuk ke dalam apartementnya. Sasuke pun langsung ikut masuk kedalam bersama Levi.
"Aku kedalam dulu ya, teman-teman". Ujar Sasuke sambil tersenyum kepada Naruto dan Eren.
"Iya Sasuke. Istirahat lah yang cukup. Nanti, main kerumah ya". Ujar Naruto sambil tersenyum kepada Sasuke.
Sasuke pun membalas senyum Naruto dan langsung masuk ke kamar Levi.
"Kau tidak apa-apa? Sasuke?". Ujar Levi sambil merangkul pundak pemuda yang kini terlihat menahan tangisnya.
Ya, Sasuke tengah menangis sekarang.
"Rivaille san... Hiks... Apa..? Apa... Apa aku tidak ada dihatinya lagi? Apa aku semudah ini dilupakan? Hiks.. Huuuaaa Rivaille san...". Ujar Sasuke sambil menangis.
KAMU SEDANG MEMBACA
"Don't Let Me Go, Naruto!"
Fanfictionini adalah.. kisah seorang Uchiha Sasuke yang menjalani pahit nya kisah cinta. pergi,kembali,pergi,kembali. terus seperti itu. Kita pun tak tau. apa Sasuke akan benar-benar bersatu dengan nya? Kita harap, ini akan menjadi kisah yang indah dan akan b...
