sembilan belas

2.7K 290 4
                                        

"Yaudah ayo makan," Kyungsoo menarik tangan Seolmi.

Mungkin Kyungsoo khawatir mag-nya Seolmi kambuh, mangkannya dia langsung mengajak Seolmi untuk makan di kantin.

Duh. Jadi iri.

"Mau makan apa?" Tanya Kyungsoo.

"Aku ngga mau makan, lagi diet" Kata Seolmi.

"Diet?"

"Iya"

"Kamu ngga boleh diet"

"Lah kenapa? Badan aku gendutan soo.." Lirih Seolmi.

"Aku suka kamu apa adanya, mau kamu gendut atau kurus aku tetep suka. Dan aku terima itu,"

"Yah soo, ayolah"

"Diet bukan berarti ngga makan kan?" Tanya Kyungsoo.

"Iy-iya sih,"

"Yaudah kamu pesen apa aja terserah kamu, nanti kita abisin berdua. Aku bantuin kamu makan, biar kamu ngga gendut" Kata Kyungsoo.

"Serius?"

Kyungsoo mengangguk.

"Yaudah aku mau mie ayam,"

"Ya, aku pesenin dulu" Kyungsoo langsung memesan makanan.

- - -

"Soo jalan yuk," Kata Seolmi.

"Jalan kemana sayang?" Tanya Kyungsoo.

"Mall, udah lama ngga jalan sama kamu"

"Yaudah"

Kyungsoo dan Seolmi langsung menuju mall terdekat kampus menggunakan motornya Kyungsoo.

Tak lama kemudian mereka sampai di mall tersebut.

"Soo kamu mau beli apa?" Tanya Seolmi.

"Aku ngga beli apa-apa"

"Terus kita ngapain ke mall?"

"Lah tadi kan kamu yang ngajak. Katanya mau jalan-jalan aja"

"Oiya, hehe"

"Seolmi aku ke toilet dulu ya, kamu mau tunggu sini atau gimana?" Tanya Kyungsoo.

"Aku tunggu sini aja deh, jangan lama-lama ya soo"

"Iya" Kyungsoo langsung berjalan menuju kamar mandi.

20 menit sudah Seolmi menunggu Kyungsoo, tapi Kyungsoo tak kunjung datang.

Kyungsoo mana sih? Apa susul aja? -ps

Akhirnya Seolmi mencari Kyungsoo ke toilet cowok, tapi dia tidak masuk ke dalam. Hanya menunggu di luar saja.

Tertuju satu arahlah Seolmi, ia mendapatkan Kyungsoo di sebuah cafe. Tapi sepertinya Kyungsoo tidak sendiri melainkan bersama seorang perempuan.

Cold [DKS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang