Jangan lupa baca hurts juga ya udah diupdate tuh ^^
...
Cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah celah tirai tipis kamarnya membuat sang pemilik merasa terganggu dengan silaunya dahinya mengernyit pelan lalu kembali normal direnggangkannya ototnya secara perlahan dan beranjak turun dari kasurnya ia berjalan pelan kearah kamar mandi
Untuk membersihkan diriSetelah siap ia segera beranjak keluar kamar dilihatnya ruangan tv yang terlihat sepi
" apa gadis itu menghabiskan liburannya dengan tidur oh ya ampun aku harus segera membangunkan putri tidur itu"ujarnya dan berjalan kearah kamar itu namun sebelum sampai di kamar yoona
Sebuah suara dari dapur terdengar berisik membuatnya mengernyit heran dan terdiam sebentar setelah sadar sehun,namja itu segera membalikkan arahnya menuju ke dapur dan betapa terkejutnya dia saat melihat seorang gadis yang terlihat sedang berkonsentrasi dengan masakannya tanpa menyadari kedatangannya
Mengetahui gadis itu yang tak menyadari dirinya, dengan perlahan tanpa menbulkan suara sehun berjalan menuju kulkas dan berdiri menyandar pada counter dekat kulkas
Sehun tersenyum manis menatap pemandangan indah didepannya lihatlah betapa manisnya gadis itu dengan apron pink yang terikat pada pinggangnya,juga rambut yang diikat tinggi tinggi hingga memperlihatkan leher jenjangnya
Melihat leher yang mulus itu membuat sehun menjadi salah fokus ia segera menggelengkan kepalanya pelan menyadari apa yang baru saja ia pikirkan
Dan Saat yoona berbalik untuk mengambil mangkuk,gadis itu baru menyadari kehadiran sehun yang tengah memperhatikannya dengan senyum yang menurutnya sangat menjijikan itu
"Hey,apa yang sedang kau lakukan ? Dan sejak kapan kau berada disini?"tanya yoona
"Memperhatikanmu,tentu saja" jawab sehun sembari mengedikkan bahunya
Yoona mendengus sebal lalu berjalan mengambil mangkuk untuk memindahkan supnya
"Mmm...im yoona,apa sekarang kau sedang berperan sebagai seorang istri yang baik untuk suamimu ini?"
"Tidak,aku hanya ingin membuktikan saja padamu atas ucapanku saat itu bahwa aku bukan gadis manja yang tidak bisa memasak"
"Memangnya apa yang sedang kau masak?"
"Kau tidak lihat kalau aku sedang membuat sup"
"Sup ? Hanya sup? Aku bahkan bisa membuat itu aku pikir kau akan membuat sesuatu yang berbeda seperti waffle dengan saus bluberry dan coklat hangat misalnya"
Yoona membalikkan tubuhnya ia menatap jengah kearah sehun ia menghembuskan nafasnya pelan sebelum membalas ucapan pria menyebalkan yang satu ini
"Kalau begitu kau buat saja sendiri biarkan sup ini aku yang makan dan jangan meminta aku memasak untukmu,aku tidak perduli lagi kau akan kelaparan atau tidak "marah yoona
Sehun menatap yoona tak percaya ia tadi hanya bergurau apa gadis itu menganggapnya serius oh my...
"Yakk!! Aku hanya bergurau kenapa kau menganggapnya serius? Lagipula akukan belum mencoba supmu setidaknya biarkan aku mencobanya iyakan??"
"Tidak,buatlah sarapan sendiri lagipula masih ada roti juga selai di meja kau bisa membuat sendirikan jadi jangan memakan supku bukankah kau bilang kalau kau lebih hebat dariku minggir,"yoona segera membawa sup yang sudah dibuatnya dan berjalan kearah meja makan tanpa memperdulikan sehun yang menatapnya dengan wajah memelas
"Apa kau serius dengan ucapanmu yoong??"
"Ne,aku serius jangan menatapku seperti itu karna aku tidak akan memberikan supku padamu"
Jika sudah seperti ini ia bisa apalagi? Dengan lemas ia berjalan ke arah meja makan dan duduk di hadapan gadis itu yang tengah menikmati sarapannya dengan nikmat, tangannya bergerak mengambil beberapa lembar roti dan mengolesinya dengan selai sungguh ia sangat menyesal dengan ucapannya seharusnya tadi ia bersikap manis saja padanya setidaknya gadis itu masih mau memasakan dan mengajaknya makan bersama walau bagaimanapun perutnya masih butuh asupan jika gadis itu terus seperti ini ia pasti akan kelaparan well,walaupun sebenarnya ia bisa memasak ia tidak ingin repot repot memasak dan turun tangan dengan adanya yoona dirumah bukankah lebih menyenangkan dan ia hanya tinggal menikmatinya saja
Ya, memang harusnya seperti itukan untuk ukran sepasang suami istri seperti mereka ini
......
Disebuah tempat dengan banyak foto juga bunga yang terdapat didalam lemari itu,membuat chanyeol sedih ditatapnya salah satu foto yang juga terpajang dilemari itu menampilkan sosok gadis cantik yang tengah tersenyum manis
"Seulgi-ah apa kau bahagia disana apa kau selalu memperhatikanku?"lirihnya pelan
"Aku merasa sangat sedih saat ini seulgi-ah,apa kau bisa datang dan memelukku untuk sebentar saja? Sungguh saat ini aku membutuhkan seseorang untukku bersandar"
"Apa yang harus aku lakukan agar sehun memaafkanku kembali dan memperbaiki persahabatan kami atau apakah aku harus seperti sebelumnya berpura pura tak mengenal sehun dan melalui semuanya sendiri lagi? Kenapa kau tak memberi tahuku jika kau menyukai sehun dan bukan aku wae? Wae seulgi-ah apa kau sengaja ingin membuatku hancur?kau pasti bahagia melihatku seperti yang kau harapakan ini hiks..kenapa dulu aku harus mencintaimu jika cinta ku saja kau permainkan hiks.."Suara namja itu mulai bergetar kenapa ia selalu lemah seperti ini jika berhadapan dengan masa lalunya itu kenapa?
Namja itu merosot pelan dan bersandar pada lemari itu ia menenggelamkan kepalanya diantara kedua tangannya biarlah ia dianggap namja pengecut dan cengeng karna mereka tidak akan tahu seberapa berat dan sakit yang tengah ia rasakan kini.....
"Eomma appa...aku merindukkan kalian kenapa kalian jarang sekali ke apartemen sehun?apa kalian tidak menyayangiku lagi?"tanya yoona sembari mengerucutkan bibirnya lucu
Membuat ny.im tersenyum gemas melihat putrinya itu"Yaampun kau ini sudah menjadi istri tapi lihatlah yeobo tingkahnya kenapa masih seperti anak kecil saja ckck.."ucap ny.im menggelang tak percaya
Sementara tuan im hanya tersenyum menanggapinya dN beralih menatap sehun yang juga tersenyum melihat tingkah istrinyaYa hari libur ini yoona memintanya untuk berkunjung kerumah mertuanya ia bilang sangat merindukan ayah dan ibunya jadi niat sehun untuk mengajak berjalan jalan dan menghabiskan waktu berdua batal begitu saja
"Apa yoona merepotkanmu sehunnie?"tanya tuan.im pada sehun
"Tidak appa,aku malah senang dia ada disana bersamaku"bohongnya walaupun kenyataannya memang gadis itu sangat merepotkan
"Aku senang mendengarnya,aku pikir dia akan membuatmu susah kau taulah dia seperti apa hunnie"tuan.im terkekeh pelan setelah mengatakan itu
"Yakk appa!! Apa aku senakal itu?seharusnya appa menanyakan hal itu padaku karna jawabannya adalah sehunlah yang selalu merepotkanku bukan aku"sungut yoona
Sehun mendelik sebal kearah yoona bukankah selama ini dialah yang selalu merepotkan 'dasar tidak tau diri'batinnya
Tuan im dan ny.im saling menatap dengan senyum dibibir mereka
"Yaampun apa kalian masih saja bertengkar? Seharusnya kalian sudah terbiasa kan?"tanya ny.im
"Kata damai tak ada dalam kamusku eomma"
"Kau ini bla bla bla......"
Dan pembicaraan mereka berlangsung lama juga terdengar mengasyikan sesekali terdengar tawa dari mereka lihatlah!! jika seperti ini semuanya terlihat maniskan??
Dan sampai ketemu di part selanjutnya ya guys ttep pantengin ff abal abal aku ini ^^
See you yah ;*

KAMU SEDANG MEMBACA
my revals is my husband
Fanfictionpernakah terpikir oleh kalian jika seorang musuh bisa menjadi seorang suami yang akan menemanimu sampai mati? dan bagaimana kisah hidup yang akan mereka lewati bersamai nanti? akankah mereka tetap dengan keegoisan masing2? atau malah sebaliknya ? ...