Scene ini banyaknya ke chanyeol jadi jangan heran ok ^^
Jadilah pembaca yang baik ya chingu gomawo ..
----""----""----
Chanyeol terdiam diri dikamarnya kedua tangannga meremas kasar rambutnya wajahnya menyiratkan ketidak percayaannya pada apa yang baru saja ia dengar dari kai dan baekhyun
Bibirnya menggeram kesal ketika mengingat kembali perckapan mereka tadi
Flashback)
"Chanyeol kau tahu bahwa selama ini kau hanya dipermainkan oleh wanita itu dia sengaja menerima pernyataan cintamu agar ia bisa lebih dekat dengan sehun.."
"Apa?dia menyukai sehun?"
"Ne,dia menyukai sehun bukan dirimu bodohnya kau sampai tidak menyadari itu"
"Bukankah kami sudah berbaik hati padamu dengan memperingatimu dulu chanyeol! Tapi kau malah tidak mendengarnya dan mengganggap ucapanku dan kai hanya sebuah bualan untukmu"
"Saat setelah dia pulang berkencan denganmu dia memintaku untuk menyuruh sehun datang ke taman dia sengaja memintaku karna dia tahu jika dia yang memintanya sehun tidak akan datang,aku sudah mengingatkannya bahwa itu salah namun dia malah berbalik mengancamku maupun baekhyun dengan berat hati aku lakukan itu"
"Aku bahkan tidak tahu jika hari itu dia berniat mengutarakan perasaanya pada sehun tapi kau tahukan sehun,dia menolaknya dan meminta wanita itu untuk lebih memperhatikanmu dibandingkan perasaanya pada sehun chanyeol kau telah salah paham selama ini""Sehun,kau salah karna telah menyalahkannya dia sama sekali tidak salah dia juga tidak mengetahui apa2 tentang perasaan gadis itu terhadapnya jika kau berpikir sehun telah merebut wanitamu itu salah nyatanya wanitamu itulah yang telah tertarik pada sehun dan mempermainkanmu dialah yang salah..mianhae chanyeol-ah karna kami baru bisa menjelaskan semuanya sekarang padamu"
Flashback off)
Chanyeol telah menyadarinya saat ini disaat semua telah berubah kenapa dia baru menyadari semuanya sikap wanita itu yang selalu bahagia ketika dekat dengan sehun ternyata karna dia menyukai sehun
Bodohnya ia pada saat itu karna kecintaannya pada wanita itu ia rela meninggal sahabatnya,menuduh sehun,merusak persahabatan mereka yang sudah terjalin lama dan merubah segelanya
Sialnya chanyeol yang terlambat menyadari semua permainan yang dibuat kekasihnya saat itu
Yang membuat dia kehilangan segelanya terutama sahabatnyaChanyeol mendesah pelan di baringkannya tubuh lelahnya pada kasur tangan kanannya memijit pelan keningnya yang tiba tiba terasa pening
Sekarang semua telah terlambat meminta wanita itu untuk memperjelaskan semuanya padanya pun sudah tidak akan bisa wanita itu 'kang seulgi' telah tenang dialam sana karna sebuah kecelakaan yang membuatnya harus meregang nyawa tepat setelah sehun menolaknya pada saat itu
"Kenapa kau membuatku sebodoh ini kang seulgi kenapa?apa disana kau sedang menertawakanku?kau benar benar wanita jahat"lirih chanyeol pelan
Ditatapnya langit langit kamarnya memori kebersamaanya dengan seulgi terputar jelas membuatnya tersenyum kecut nyatanya semua hanya rekayasa wanita itu agar tidak menimbulkan kecurigaannya
Kini ingatannya berputar saat ia masih bersama sahabatnya sehun,kai dan baekhyun chanyeol kembali tersenyum miris
Kini apa yang harus dia lakukan ketika bertemu mereka apa dia harus meminta maaf? terutama pada sehun dia sudah terlalu menyalahkannya atas semua itu
Entahlah chanyeol merasa pusing dan perlahan ia memejamkan matanya untuk menghilangkan rasa sakit itu.
.....
"Yakk!! Im yoona kau apakan kemejaku!" Teriak sehun begitu sampai di hadapan wanita bernama im yoona itu yang tengah duduk santai disofa sembari membaca majalah fashion dipangkuannya
"Kenapa memangnya?"tanya yoona santai tanpa memperdulikan mata nyalang suaminya
"Kau aish kau benar benar wanita menyebalkan..lihat! lihatlah kemejaku kenapa sampai bolong seperti ini eoh!"ujar sehun seraya memperlihatkan kemejanya yang bolong
"Ouh itu aku tidak sengaja membuatnya seperti itu"
"Tidak sengaja katamu aku kan tadi hanya menyuruhmu untuk mestrika kemejaku bukan membuatnya menjadi seperti ini yoona.."
Yoona memutar bola matanya malas oh lihatlah namja itu ia datang berteriak teriak dihadapannya dan menunjukkan kemeja dengan sedikit karya darinya lalu menyalahkannya membuatnya sedikit jengah
"Hei kenapa kau menyalahkanku! Jika kau tidak menyuruhku untuk menstrika kemejamu mungkin kemejamu akan baik baik saja, lagi pula seharusnya kau menyalahkan sooyoung karna saat aku menstrika tadi dia malah menelponku dan membicarakan makanan enak hingga aku lupa sedang menstrika kemejamu"
Penjelasan gadis itu mampu membuat sehun menganga tidak percaya hanya karna sebuah makanan kemejanya harus menjadi korban karna keteledorannya
Sehun mengusap wajahnya kasar seharusnya ia tidak meminta gadis itu menyetrika kemejanya tadi jika saja saat itu sehun sedang tidak mempersiapkan proposal yang diminta ayahnya kemejanya tidak akan berakhir tragis seperti ini
"Aku tidak akan pernah lagi menyuruhmu,aish... kau ini wanita menstrika satu kemeja saja kau tidak bisa bagaimana bisa kau disebut seorang istri eoh"
"Ya baguslah kalau begitu,dan apa yang kau bilang tadi! Apa Kau sedang merendahkanku tuan oh!"
"Yoona walaupun kita menikah diusia muda setidaknya berpikirlah untuk sedikit dewasa,aku tidak perduli kau menyukaiku atau tidak kau seharusnya bisa merubah dirimu sendiri, sudahlah aku bisa terlambat menemui appa"ujar sehun dan berlalu pergi meninggalkan yoona yang masih menatapnya kesal
Kenapa semua orang selalu menyuruhnya untuk bersikap dewasa,bukankah ia sudah mencoba bersikap dewasa apa menurut mereka sikapnya masih kekanak kekanakkan?lalu bersikap dewasa seperti apa maksud mereka?
Benar benar memuakkan dilemparnya majalah yang sedari tadi ia pegang dan berlalu menuju kamarnya
Moodnya saat ini benar benar buruk.Malam itu sehabis mengantar proposal yang diminta ayahnya sehun segera melajukan mobilnya menuju cafe yang kai sebutkan ya,ia akan menemui kai dan baekhyun yang memintanya untuk segera ke cafe awalnya ia tidak mau tapi dengan alasan ada yang ingin mereka bicarakan akhirnya sehun menemui mereka
"Ada apa kalian menyuruhku kemari?" Tanya nya begitu sampai di hadapan kai dan baekhyun
"Ada yang akan kami bicarakan"jawab baekhyun
"Ya bicaralah"sehun menatap kedua temannya untuk segera berbicara
"Ini tentang chanyeol,kami sudah membicarakan semuanya padanya aku sangat kasihan padanya dia amat sangat terpukul mengetahui itu"ujar kai sembari menghembuskan nafas berat mengingat betapa menyedihkannya park chanyeok tadi siang
"Lalu?"
"Tidakkah kita harus menemuinya dan membawanya bersama kita lagi?"kini baekhyun mulai bersuara
Sehun menatap baekhyun tajam
"Jika kau ingin membawanya bersama lagi mati saja kau sana! Setelah apa yang dia lakukan padaku cih aku tidak akan pernah memaafkannya kau tahu itu"marah sehun
Baekhyun tahu ini tidak akan mudah tapi dia hanya ingin mereka kembali berkumpul bersama tanpa rasa bersalah dan canggung ini
"Kami Tahu bagaimana perasaanmu sehun,tapi chanyeol juga masih teman kita kan"
"Berhenti kai! Jika kalian ingin bersamanya silahkan aku tidak akan melarangnya kalian tahu itu.. dia bahkan tidak mengganggap kita sahabatnya apa yang perlu kita urusi lagi tentangnya sudahlah lupakan.."ujar sehun dan pergi meninggalkan kai juga baekhyun yang tengah menatap punggungnya nanar

KAMU SEDANG MEMBACA
my revals is my husband
Fanfictionpernakah terpikir oleh kalian jika seorang musuh bisa menjadi seorang suami yang akan menemanimu sampai mati? dan bagaimana kisah hidup yang akan mereka lewati bersamai nanti? akankah mereka tetap dengan keegoisan masing2? atau malah sebaliknya ? ...