Sang mentari telah menunjukan sinarnya. Gue bangun tanpa ada semangat kehidupan. Ya, gue masih dihantui oleh kejadian kemarin.
Gue merasakan ketakutan,emosi,sedih,khawatir, bercampur menjadi satu. Gue bodoh!!
Mahkota untuk suamiku kelak, sudah tidak ada!! Wanita macam apa gue ini?!.
Ingin rasanya gue mengakhiri hidup. Namun, itu hanya memperburuk keadaan.
Gue mengurung diri didalam kamar. Tanpa makan atau minum sesuatu.
Kepala gue terasa sakit karna sedari tadi gue antukkan ke dinding.
"Non, ada telpon buat non" teriak bik ria dari bawah.
Sebenarnya gue malas untuk keluar kamar hari ini, tapi apa boleh buat, kali aja penting.
"Halo?" Gue pun memulai pembicaraan.
"Halo" dari suaranya sih ini George.
"Kamu kemana aja? Kok aku hubungin gak aktif?" Tanyanya.
"Iya sayang, aku lupa ngecas hp aku. Emang ada apa?"
"Engga sih, aku cuma mau tau kabar kamu aja, kamu baik baik ajakan?"
"Iya aku baik baik aja kok" jawab ku.
"Okedeh, gimana kalau kita pergi makan?" Ajaknya.
"Hmm, kayaknya jangan sekarang ya sayang, aku masih agak pusing, masih mau istirahat."
"Oo.. Okedeh get well soon ya sayang. Love you"
"Too sayang" jawab gue singkat.
Gue balik masuk kamar dan langsung ngeliat hp. Iya, gue memang bohong sama George, karna gue memang lagi gak semangat untuk ngangkat telpon dari seseorang.
Gue ngeliat notif "new message from jery". Dengan semangat 0%, gue membuka pesan dari jery.
---------------------------------------------
Jery: "makan bareng yuk?"
Gue: "gak ah, g napsu makan"
Jery: "ayolah bentar aja"
Gue: "gue gamau makan, gak napsu makan hari ini"
Jery: "send location rumah lu"
Gue: "huftt.. Yaudah wait!"
Jery: "oke"
Gue: "location has been send"
Jery: "otw, siap siap ya"
Hufttt... Terpaksa gue nerima ajakan Jery. Lagian gue juga mulai laper nih dari kemaren gak ada makan apapun.
***
Gue mendengar suara motor, dan pasti itu motor Jery.
Gue langsung keluar dan menjumpai Jery. "Sorry lama ya jer" ucap gue kepada Jery. "Ohh gpp kok sans aja" jawabnya.
Kami menuju salah satu cafe yang cukup terkenal. Dan memesan beberapa makanan beserta dessert
Finally! Semua makannnya udah abis dan kami memutuskan untuk pulang.
Dijalan, gue ngeliat Rendy tersenyum sinis ke arah gue. our eyes are look together gue langsung buang mata karna takut, mungkin gue masih trauma soal kejadian 'itu'.
Beberapa menit kemudian gue udah sampai di rumah dan Jery izin langsung cabut karna masih ada urusan lain, so,,dia gabisa mampir deh..
Hari ini Jery bikin 70% mood gue kembali. Hmm, dia teman pertama yang bisa balikin mood gue.
Kayaknya gue mulai nyaman berteman dengan Jery...
KAMU SEDANG MEMBACA
Something Specials
عاطفية[COMPLETED] Mungkin aku terlalu muda untuk menerima semua ini, tapi yang harus aku lakukan adalah menjalani hidup yang terlanjur hancur... Namun, disaat semuanya pergi, tiba tiba 'dia' datang dan merubah segalanya... WARNING! Mengandung konten dewas...
