"Kehidupan Baru Tanpa Dirinya"

560 20 5
                                        

Part V

🍃Kehidupan baru bagi ku...
  Kehidupan seperti ini tak lagi asing bagi ku,
     Yang asing bagiku adalah tanpa dirinya...

Memang tak asing bagiku, menghadapi kehidupan seperti ini. Setelah aku berhasil 5 tahun menyelami kehidupan bersamanya,dengan mudah ia meninggalkanku lagi... Mulai saat ini aku harus  bisa membiasakan diri tanpa dirinya, aku mulai belajar bergaul dengan orang lain, belajar memulai hubungan pertemanan dengan orang lain selain dirinya. Pertemananku dengan mereka tak berjalan baik, tak seperti saat aku berteman dengannya. Berulang kali aku mencoba nya tetap saja tak bisa, aku tak suka berteman dengan mereka semua. Bagaimanapun aku harus bisa, aku harus terbiasa berteman dengan orang lain.

   " Berteman dengan orang lain adalah hal baru untukku."

Seiring berjalannya waktu, aku mulai membiasakan diriku hidup tanpanya...
Ketika aku mulai menginjak sekolah dasar, semuanya terasa beda. Suasana yang sangat ramai, yang tak biasa ku dapatkan dirumah.
Pada awal itu, juga lah aku harus bisa memulai membiasakan diri dengan suasana baru. Suasana yang sangat-sangat ramai, Aku mencoba Setiap hari aku menyibukan diriku dengan segala tugas sekolah.
Mulai saat itu lah aku belajar ingin melupakan dirinya dalam hidupku. Aku ingin dia kembali, tapi mau bagaimanapun ia tak akan mungkin kembali dalam hidupku... seprtinya ia ingin melihatku, timbuh dewasa dan ia ingin melihat ku bisa bergaul dengan orang, tidak hanya berteman dengannya.

   " Jangan takut memulai apapun yang baru,
     Ketika kamu berani mencobanya akan banyak
     Hal baru yang menantimu.."

Ya hari-hari yang begitu menyulitkan menurutku, ternyata tak seperti yang kubayangkan. Bersabar adalah kunci segalanya, aku bersabar mencoba terus-menerus supaya aku bisa berhasil melupakannya dan aku memiliki teman baru dalam hidupku. Susah tapi itulah yang harus ku jalani saat ini, hidup baru bersama dengan orang-orang baru.
  Baru bagiku,baru juga untuk semua hal yang ku jalankan ini. Semuanya tak semudah yang ku bayangkan, berteman dengan manusia biasa tak semudah yang kubayangkan. aku tak terbiasa dengan semua kelakuan mereka, mereka dengan sangat mudah berbaur bahkan berteman dengan sesamanya. Sedangkan aku hanya bisa terdiam, menanti seorang teman yang hendak memulai pertemanan denganku, sedih rasanya tak bisa menjadi seperti orang lain yang sangat mudah berteman dengan orang lain. Kehidupan lama ku seperti terulang kembali, selepas pulang sekolah kerjaanku hanya makan, main dan mengerjakan pr itu saja terus setiap hari. Aku harus menghadapi kehidupan seperti itu lagi, menyendiri dan berkarya dengan dunia ku sendiri tanpa orang lain.
Tak bertemu nya dalam hariku, membuat ku sangat pilu. Hal biasa setiap pagi yang ia lakukam seperti dahulu, tak akan pernah terulang kembali kebiasannya yang sangat lucu, canda gurau nya yang membuatku tertawa lepas sirnah dengan cepat. Aku seperti tak hidup kembali, aku tak pernah memikirkan hal ini akan terjadi padaku. Sakit rasanya harus merasakan kehidupan seperti ini lagi, ini begitu sulit untuk kulewati sendiri...

" Butuh sedikit waktu untuk ku, Untuk berdamai dengan waktu agar aku dapat memahami bahwa kepergiaanmu adalah suatu rencana tersembunyi."

Setelah sekian lama dia meninggalkanku, aku banyak menemukan hal baru. Hal yang tidak biasa bagiku, ku kira aku hanya cuma bisa melihat dirinya saja ternyata tidak. Setelah ia meninggalkan diriku tidak sedikit banyak yang mulai mendekatiku, tidak hanya sekedar menampakan wujudnya bahkan mereka bertindak macam-macam saat melihatku. Mereka berfikir bahwa diriku lah yang dapat membantu mereka, Jujur itu adalah hal baru bagiku. Aku sangat luar biasa takut, ketika pertama kali aku bisa melihat mereka. Tak semua wujud mereka itu baik, beragam dari mereka yang hendak memulai pertemanan denganku sangan bermacam-macam rupanya. Hal itu membuat ku sadar, Tuhan memberikan kemampuan istimewa ini yang benar-benar tak semua orang dapat memilikinya...

" Cukup rasanya bagiku untuk menangisi kekuranganku, berikan sedikit waktu untuk ku,Mensyukuri segala kelebihanku."

Ini akan menjadi perjalanan terbaruku,
Aku akan melawan semua rasanya takutku, karna rasa takut bukan untuk dihindari melaikan untuk dihadapi. Aku kan terus berjuang untuk kehidupanku, aku harus terbiasa hidup seperti ini, mungkin Tuhan memberikan kelebihan ini supaya aku dapat membantu orang lain, dengan kelebihan ku ini.
Kemampuan ini tak dimiliki semua anak, haruskan diriku membeci kemampuan ini?
Aku yakin dibalik kemampuanku ini, tersembunyi sesuatu yang luar biasa yang akan terjadi.

"Bagiku keistimewaan dalam kehidupan ini adalah dirimu sendiri."

*Next yaa part 6
*Thanks for reading 😊
Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan.
✉Salam manis Angel

"Ini Ceritaku"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang