0.6

2.4K 439 104
                                        

p.s : Play [Hold Me Tight while reading this chapter] recommended

.

...kamu tak paham arti pengorbanan sampai saya menunjukannya tepat di depan matamu...

.

Jimin baru tahu bahwa Yoongi adalah orang yang sangat manja,

Terbukti sedari tadi Yoongi hanya ingin meringkuk di pelukan kumamon jumbo itu, dan enggan melakukan apapun

Manja atau memang malas, entahlah tapi Jimin paham Yoongi hari ini memiliki perasaan yang kalut, Jimin bisa rasa itu

"Yoongi kalau ada masalah cerita sama saya, jangan di rasain sendiri" tawar Jimin halus pada Yoongi

Namun Yoongi kali ini menggeleng dengan kuat, ini bukan Yoongi yang biasanya, di usapnya lembut pucuk kepala Yoongi, ngerti kok apa yang dipikirin Yoongi saat ini

Paham Jimin paham

"Yoongi lagi galau berat ya?"

"saya paham kok, maafin saya udah datang ke kehidupan kamu"

"udah ngacak ngacak perasaan kamu yang sebenernya cuman buat Ha Na"

"saya janji, kalau Tuhan kasih kesempatan, saya akan kembali lagi ke alam saya"

"tapi tolong jangan begini, saya sedih"

Ucap Jimin yang hampir putus asa karena sedari tadi Yoongi hanya diam seperti mengabaikan permintaannya

Yoongi memang tidak menanggapi Jimin langsung dengan lisannya

Namun dengan perasaan yang rapuh Yoongi merengkuh tubuh Jimin yang masih di dalam boneka itu dengan putus asa

"Jimin, salahkah kalau saya juga jatuh cinta sama kamu?" tanya Yoongi yang menatap mata boneka itu dalam dalam

Jimin tahu kalau Yoongi sudah berbicara dengan gaya bahasa seperti tadi

Itu artinya Yoongi benar benar serius akan perkataannya

Aku berani bersumpah jiwa Jimin sangat hancur dikala Yoongi berkata jujur tentang perasaanya, bagaimana tidak, sudah dengan berbagai cara jimin membuang perasaannya jauh jauh pada Yoongi

Namun, malam ini secara langsung Yoongi membuat hati Jimin benar benar rapuh

"ugh-" rutuk Yoongi yang tibatiba memegangi kepalanya dan membuyarkan semua lamunan Jimin

Yoongi lupa meminum obat sakit kepalanya,

dengan sigap Jimin keluar dari persembunyiannya dan membawakan pil biru itu pada Yoongi

"makasih.." ucap nya lesu sembari menengguk pil itu

"eum, Yoongi istirahat dulu ya? Kamu lagi sakit ternyata" kemudian selimut itu mulai bergerak menutupi sebagian tubuh Yoongi

"Jimin, jawab pertanyaan saya dulu"

Paksa Yoongi yang membuat Jimin kembali teremenung di udara, semua kalimat Yoongi benar benar membuat Jimin jatuh sedalam dalamnya

Tapi aku tahu Jimin adalah sosok yang tegar, ia mampu menyembunyikan semua kegelisahan dibalik senyumnya

"Yoongi, jangan mentang mentang keberadaan saya disini bikin kamu putus asa buat dapetin Ha Na, kejar dia Yoon sebisa mungkin

HANTU - [YOONMIN] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang