Day 1
"Ada yang dibutuhkan lagi tuan?" Tanya seorang pelayan yang menatapnya sedari tadi dari kejauhan. Lee Jong Suk hanya menggelengkan kepala kemudian melanjutkan meminum kopi favoritnya. "Semoga saja tidak ada yg mengenaliku." Gumamnya dalam hati. Dalam hal ini dia sudah mempersiapkan diri dan belajar melalui youtube tentang cara menjadi penguntit. Dia takut jika beberapa orang akan mencurigainya disini. Dengan pakaian setelan serba hitam, topi, kacamata, masker untuk menutupi sebagian dari wajahnya itu dan gaya punk yang ditunjukkannya.
"Maaf tuan!" Seru seorang gadis yang membungkuk dihadapan seorang pria ber-jas hitam yang sepertinya sudah menunggu selama 15 menit disana. Pria itu terlihat kesal dan berkata, "ternyata benar kata teman-temanku, kau selalu saja terlambat." Gadis itu semakin membungkukan badannya, "sekali lagi maaf, aku tidak akan mengulanginya." Ucapnya kemudian diikuti dengan anggukkan pria itu. Gadis itu berlari menuju panggung.
"Apa dia orangnya?" Guman Lee Jong Suk dalam hati.
Park Shin Hye menarik nafas panjang kemudian mengambil gitar yang sudah diletakkan disana. Dia menyanyi, memetikkan setiap senar gitarnya di sebuah kedai kopi dekat rumahnya. Kini dia hanya bekerja di tempat-tempat yang tidak semua orang tahu lokasinya. Cenderung sepi dan dia dibayar dengan kecil. Tetapi apa boleh buat. Ini adalah pilihan untuk tetap bertahan hidup.
Setiap lirik lagu dan senandung yang dia ucapkan mampu membuat semua pelanggan terhipnotis begitu saja. Seakan dia adalah pemeran utama dalam sebuah film yang membuat semua pasang mata tertuju padanya. Mimik bibirnya terlihat sangat lembut dalam mengucapkan setiap bait lagu.
Setelah 20 menit menyanyi dua buah lagu, Park Shin Hye pergi dari kedai itu kemudian berjalan ke arah halte bus. Lee Jong Suk dengan cepat menyudahi menikmati kopinya lalu mengikuti Park Shin Hye yang terlihat tergesa-gesa.
Rasanya Lee Jong Suk sangat ingin memanggilnya dan memergokinya agar masalah ini cepat selesai dan tidak tertunda lagi. Tetapi tak sepatah katapun keluar dari mulutnya. Kini dia merasa iba pada Park Shin Hye yang membanting tulang bekerja kesana kemari. Lee Jong Suk mengakui jika suara Park Shin Hye sangat bagus dan enak didengar, tetapi percuma jika hanya bekerja ditempat yang kecil. Harusnya dia bekerja di sebuah bar yang terletak di tengah kota. Mungkin disana dia akan mendapatkan penghasilan 5 kali lipat dari penghasilan sebelumnya. Lee Jong Suk memandangi punggung Park Shin Hye yang berjalan mendekati bus. Mereka berdua naik dan berdiri di tengah-tengah bus sambil menunggu kursi yang kosong.
"Aku harus cari uang kemana lagi?" Gumam Park Shin Hye dalam hati.
Saat sibuk berfikir, seseorang disebelahnya berdiri untuk turun di halte selanjutnya. Seketika seorang pria menerobos tempat duduk itu tanpa berfikir panjang. Park Shin Hye terdiam kecewa. Lee Jong Suk geram kemudian menghampiri pria itu, "kau pria kan?" Tanya Lee Jong Suk dengan nada tinggi membuat semua orang yang berada disana memperhatikan mereka. Pria itu menatap ke arah Lee Jong Suk dengan heran, "maksudnya?"
"Jika kau benar-benar seorang pria, harusnya kau mengalah pada seorang wanita di hadapanmu." Cetusnya.
Park Shin Hye menatap Lee Jong Suk dengan wajah yang seakan berterima kasih padanya. Dia menyiratkan senyuman tipis di wajahnya yang mungil. Sebelumnya dia tidak pernah melihat pria sepeduli itu pada wanita. Terkecuali Kim Woo Bin, sahabatnya.
Karena merasa malu, pria itu berdiri dan turun di halte berikutnya dengan wajah kesal. Lee Jong Suk mempersilahkan Park Shin Hye dengan hormat. Tiba-tiba ketika bus mulai berjalan lagi, badan Park Shin Hye terdorong lalu tanpa sengaja memeluk Lee Jong Suk. Seketika suasana di bus terlihat mencengkam. Semua orang beralih pandangan ke arah jendela mereka masing-masing seakan mereka tidak pernah melihat kejadian itu sebelumnya.
Mereka menatap satu sama lain seolah waktu sudah berhenti berputar. Tidak ada yang bisa menyadarkan mereka berdua jika mereka berpelukan di depan umum.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Perfect Idol
Fiksyen PeminatSemua hal dan tingkah Lee Jong Suk mampu membuat siapa saja jatuh cinta padanya. Tidak heran jika kisah cinta seorang aktor dan model terkenal asal korea ini terangkai di setiap bagian dalam hari-harinya. Dan siapakah yang beruntung akan menjadi kek...
