"ini anakmu bear" ucap jaejoong
CKITTTTTT!!
Bunyi rem beradu dengan aspal nyata terdengar nyaring
"kau jangan bercanda jaejoongie" ucap yunho yang masih syok
"aniya.. Jika bukan anakmu untuk apa aku memberinya marga Jung" jelas jaejoong membuat yunho teringat marga monbin sama dengannya 'Jung'
"bukankah kau mengikutiku untuk masuk kedalam akademi militer? Bagaimana bisa terjadi?"
"aku hamil saat kau sudah masuk dan aku masuk juga dalam sekolah kedokteran, tanyakan adikmu jung shin hye jika kau tidak percaya" ucap jaejoong santai
"kau hamil saat kuliah?" kaget yunho
"ne aku menjalani kehamilan saat kuliah, tidak ada yang tau karena aku selalu berpakaian longgar menutupi perutku" terang jaejoong
"kenapa kau tidak mengatakannya padaku boojae" yunho menatap sendu jaejoong yang memeluk monbin dengan erat
"kau pikir aku sejahat itu menghancurkan karirmu yun, kau terlihat senang saat itu" yunho tertohok dalam hati
"lalu jika monbin tidak muncul hari ini berapa lama kau akan menyembunyikannya? selamanya boo?" jaejoong masih terdiam
"kau tau, alasanku memasuki militer adalah karenamu bear.. Sayangnya aku tidak bisa mengikuti jalurmu karena aku sedang mengandung binnie.. aku memilih kedokteran dan bertemu adikmu shin hye lucunya adikmu malah menyukaiku sebagai seorang namja" tutur jaejoong
"shin hye menyukaimu?" tanya yunho heran
"kukira hanya shin hye yang belum tau bahwa aku kekasihmu bear, bukankah dia di luar negri dan kembali saat meneruskan kuliahnya"
"dasar babo, bagaimana bisa dia berpikiran mengencanimu saat kau mengandung anakku" yunho tertawa membuat jaejoong lega setidaknya yunho tidak menolak monbin
.
.
Setelah sampai di halaman rumah megah jaejoong yang merupakan mension kim nampak sekali taman ditata begitu elok hingga terlihat sangat asri.
mereka masih di dalam mobil suasana menjadi hening mendadak yunho yang berada di kursi kemudi menatap jaejoong dan monbin dengan seksama dipengangnya tangan umma dari anaknya ini
"boo .. Uri umma monbin-" yunho memberi jeda kata- katanya melihat reaksi jaejoong
"ne"
"mungkin aku selama ini bukan appa yang baik bagi monbin, juga bukan kekasih yang baik bagimu- bisakah kita kembali menata dari awal lagi boo?" pinta yunho membuat mata jaejoong berembun haru
"ne bear" tanpa terasa air mata jaejoong menetes dia begitu bahagia
"gomawo boo" yunho mendekatkan wajahnya hingga
Cup
Satu kecupan manis di bibir cherry yang sudah lama tidak pernah dirasakannya
"besok masih ada latihan, bisakah kau mengajak monbin boo?"
"aish .. Binnie suka sekali berlari-larian bear, kau pikir aku bisa menjaganya sepanjang waktu" yunho tertawa melihat jaejoong menggerutu
"wae wae wae !! Kau menertawaiku" yunho menahan tawanya ia tak ingin boojaenya merajuk
"aku yang akan menjaganya boo .. Tenanglah" yunho mengusap kepala monbin sayang
"yun .. apa kita akan terus disini" pout jaejoong membuat yunho sadar
KAMU SEDANG MEMBACA
I NEED YOU!
Fanfictionmenjadi seorang tentara sekaligus dokter dan juga seorang umma bukan perkara mudah jaejoong harus membagi waktunya menjalankan perannya dengan baik
