part 8

2.8K 62 4
                                    

Tubuh ku lemas banget, namun batin gue terasa seger tiada dua
Shak mengajak ku kembali ke hotel karna dia juga merasa lelah
Arlogi ku menunjukan pukul 2.15 malam
Shak terus menggandeng ku dari kamar mandi
Nadira menghampiri ku, dan shak pergi mengambilkan air putih untuk ku

"Radz kau habis ngapain hingga rambut dan pakaian mu acak acak an gitu " heran Nadira memegang rambut ku

"Apa kau liat moo" tanya gue mengalihkan pembicaraan

"Moo???? "

"Smriti teman gue yang tadi bersama loe juga disini nay"

"Ow dia sudah kembali ke hotel 15menit yang lalu, apa kau baik baik saja ,,jujur saja loe sama gue gimana rasanya, besar atau kecil senjata shak ha ha ha " nadir Menggoda ku menyenggol tubuh ku berulang kali membuat ku akan terjatuh

"Mantaaaaaaaaabbbbbb" jawab gue setengah sadar membuat Nadira tersenyum

"Minumlah "shak menyodorkan gelas berisi air tepat di depan mulut ku

"Shak, berapa kali hingga Loe lemas begitu,,,, " pertanyaan Nadira bikin gue geli

"Hmmmmm" ucap shak di ikuti gerakan 3 jari membuat ku tersedak

"Bechhhhh 3x doang hemmmmm,, itu mah kurang harusnya loe hajar sampai 5 atau 7 kali sekali main shak gueeee jaminnnm loe berdua bakal melayangggg, merasakan surga dunia, radz rasakan sensasi nya bertubi tubiii "penjelasan Nadira bikin gue melonggo,
"Nih bocah pengalaman bangett" bisik gue dalam hati

Ahirnya gue pergi meninggalkan clubbing bareng shak kembali ke hotel

Terdengar suara gaduh namun samar dari kamar rena namun gue nggak peduli
Tanpa lama gue buka pintu kamar ,ternyata shak juga ikut masuk dan menutup pintunya

"Shak, pergilah kekamar Loe sana gue ngantuk gue mau tidur " ucap gue mencoba mendorong nya

Namun shak malah memeluk ku dari

"Gue masih merindukan loe, biarkan gue tidur disini ok " jawab nya

"Whatever " ku lepaskan pelukann shak dan pergi kekamar mandi untuk membersikan diri ku

Kini kesadaran ku sudah lebih membaik dari sebelumnya

"Dimana kau menyimpan soda nya " tanya shak saat gue keluar kamar mandi

"Ada di lemari baju tuh,,,," sewot gue

" ya di kulkasss lahhh !!!!!!!"" gue melanjutkan ucapan

Shak tersenyum begitu manis

Mata gue seakan tak ingin merem  padahal tubuh ku lemas banget

Langkah ku menuju ke balkon gue duduk santai disana menikmati cembilan yang gue bawa dari jakarta sedangkan shak berbaring di ranjang sembari bermain hp ntah apa yang di nontonnya dari tadi

Kini sudah jam 3.20 menit namun gue tetap terjaga,gue berdiri memandangi jalan dari atas balkon ,semya terlihat indah saat shak memeluk ku dari belakang

Between Love And Stupid (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang