part 20

1.4K 55 5
                                    

"Radz apa kamu baik baik saja " tanya aryan lewat telfon

"Aku baik,shak menemui ku tadi pagi dia bilang  akan tanggung jawab,tapiii aryannnnnnn diaaaaaa"

"Bagaimana pun itu anak shakti ,kamu nggak boleh egois jika shakti berniat baik terima saja ,,, bukan demi diri mu demi anak mu ,,,radz jika kau bersikeras merawat anak mu sendiri ,,apa kau bisa menjawab pertanyaan nya tentang ayah nya ,,,, pikirkan masa depann nya jangan kau tambah masalah mu sendiri " jelas aryan

"Aku akan memikirkan itu ,,, "

"Maafkan aku tak bisa menemanimu terlalu lama ,,,, mama menelfonku malam ini aku harus berangkat terimakasih radz "

"Terimakasih untuk apa ?????"

"Untuk semua nya ,,,semua kebahagia sejennak yang kau berikan untuk ku ,kau yang terbaik " ucap aryan dengan suara lembut

"Aryan maaf kan aku ,terimakasih banyakk atas ketulusan yanh kau berikan selama ini untuk ku"

"Baiklah ,, aku akan  bersiap sudah dulu radz jaga dirimu dan anak mu "

"Tentu ,kau hati hati " aryan memetikan telfonnya kali ini aku benar benar merasskan kehilangan seseorang yang tulus mencintai ku ,,,,penyesalan dalam hati mengusik ketenangan ku

****************

Hari ini  aku akan kembali kerumah ,shakti sudah menemui mommy menjelaskan semua yang terjadi pada ku ,kini mommy langsung menyuruhku untuk kembali kerumah,

"Syank apa kau sudah siap "suara itu terdengar bersamaan dengan suara pintu yang terbuka

"Hmmmmm "jawab ku singkat sat melihat shak berjalan kearah ku

"Tante milli tidak akan marah pada mu ,aku yang salah dan aku mengatalan semua pada nya ,,,, kau tenang saja ok " tangan shak mengusap rambut ku

Perlahan ku berjalan meninggalkan kamar apartemen ku ,,,,

Shakti berjalan dengan sabar menggandeng ku seakan dia benar benar takut aku kenapa kenapa

"Nggak usha bersandiwara peduli dengan ku " ucap ku ketus saat shak mencoba membantuku masuk ke mobil nya

" hati hati radz ,, awas kaki mu " jawab shak sembari membenarkan posisi kaki yang memepet dipintu

Mobil berjalan Sangat pelan ,aku sudah tak betah punggung ku terasa sakit perut ku terasa mualll

"Nih mobil kehabisan bensin atau kenapa sihhh ,,,, " seru ku memegang perut

"Jalanan disini tidak halus radz,Aku nggak ingin satu lubang menyakiti mu ,,," mata shak menatap kearah ku

Aku nggak tau ya nih mulut cowok  terbuat dari apa sihhh ...gampamg banget memutar balikan hati ku karna ucapannya

Sekitar satu jam perjalan ahirnya sampai juga dirumah

Perut ku sudah tak bisa diajak komprimi lagiii ,,,saat shak membantu ku turun dari mobil
Aku malah mutah tepat di dadanya ,,namun yang bikin aku heran shak sama sekali tidak marah ,,, malah langsung mengendong kuembawa ke dalam
Mataku terus saja melotot kewajah shakti yang begitu menghawatirkan ku

Between Love And Stupid (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang