Akhirnya pada hari jum'at aku akan melakukan MOS tetapi di SMP 3 di sebut MPLS. Pada saat pembagian kelompok MPLS aku masuk ruang satu. Pada hari pertama MPLS aku belum mendapatkan teman.
》》》 SKIP 》》》
Pada saat hari senin aku pun mulai merasa bosan karena aku tidak mempunyai teman. Ku memutuskan untuk berkenalan dengan anak perempuan di depan ku.
"Hai mau kenalan nggak". Tanya ku sambil tersenyum.
"Nama kamu siapa?" Lanjutku
"Nama aku Nayla, kalo nama kamu siapa?"
"Nama aku Jasmine".
"Kamu kpopers ya?"
"Iya, kok kamu bisa tau"
"Iya soalnya pas waktu itu kamu bilang cinta saranghe kan?"
"Iya"
Ternyata anak yang waktu aku beli seragam itu bernama Nayla. Dan ternya Nayla itu mengamatiku.
Lama kelamaan aku dan Nayla pun menjadi semakin akrab dengan Nayla, dan Nayla pun mengenalkan akubdengan teman temannya yang bernama Sarah, Rona, Tata dan Khansa.
Setelah lama berbincang kami pun di panggil untuk turun ke lapangan untuk demos. Pada saat demos aku tidak sadar kalau Nayla dan Sarah sedang bertengkar orang di depannya.
Setelah demos berakhir kita semua langsung masuk kelas dan aku langsung menanyakan apa yang terjadi pada saat demos tadi. Dan Nayla pun menceritakannya.
Besoknya kita juga melakukan demos lagi dan akhirnya kita tau siapa yang kemarin bertengkar dengan Nayla namanya adalah Alya dia sangat alay sekali. Aku jadi benci dengan dia.
Akhirnya masa MPLS pun selesai aku kira setelah masa MPLS berakhir kita akan di bagi kelas. Tapi ternyata tidak ini sudah jadi kelas tetap ku, jadi aku di kelas 7.1. Aku merasa sangat senang karena bisa sekelas dengan Nayla dan Sarah. Tetapi aku juga merasa kesal karena aku sekelas dengan si jablay itu. Tapi ya sudahlah yang penting aku sekelas dengan Nayla.
Hari hari aku lewati bersama teman teman ku dan aku juga punya teman baru lagi bernama Eca dan Riska dan ternyata mereka juga benci dengan si jablay itu.
Sampai akhirnya pelantikan untuk struktur kelas. Ketua kelasnya bernama Faisal, wakil ketua kelasnya bernama Nadila, bendaharanya Ayu dan sekretarisnya si jablay. Kenapa harus mereka sih, kan mereka gengnya Alya.
Oh ya, lagi pula kan yang mencalonkan Ayu, Ayu jugavtermasuk gengnya Alya. Tetapi si Ayu hanya mencalonkan satu orang saja. Bagaimana kita bisa memilih kalau calonnya saja hanya satu. Tapi tentang itu sih aku tidak perduli.
》》》 SKIP 》》》
Hari senin pun tiba. Aku pun ditagih uang kas sama Ayu, tetapi aku bilang aku akan bayar perbulan.
Kemudian tak lama setelah jam pelajaran Alya pun datang ke pada ku."Kamu namanya Jasmine y?" Tanyanya
"Iya" jawabku, sambil memalingkan muka darinya
"Kamu belum bayar uang kas"
"Aku bayarnya per bulan"
"Oh"
Kenapa sih di tagih lagi. Kan aku sudah bilang ke pada Ayu kalau aku akan bayar per bulan.
Akhirnya guru bahasa Indonesia pun masuk. Bu Umi ( nama guru bahasa indonesia ku ) pun memanggil Ayu untuk menanyakan pasal uang kas. Dan setelah Ayu dipanggil ke depan aku pun di panggil
"JASMINE" panggil bu Umi
"Iya bu" jawabku
"Kok kamu nggak bayar uang kas?" Tanya bu Umi.
"Saya bayarnya per bulan bu" jawabku.
"Kenapa sih si Ayu nggak bilang ke bu Umi kalau aku bayarnya perbulan" gumamku.
"Mungkin bu Umi nanya siapa yang belum bayar" timpal teman sebangku ku Harti ( sebenarnya Harti adalah teman SD ku )
"Tapi kan gua udh bilang berkali kali, bahkan sampai 3 kali. Emangnya di nggak denger apa" jawabku
"Ya udah nggak usah di omongin kayak gitu juga kali kan itu guru yang nyuruh" jawabnya lagi
"Ya tapi kan si Ayu bisa bilang kalau gua bayarnya per bulan" perbincangan kita pun mulai memanas.
"Kan si Ayu di tanya sama bu Umi siapa yang belum bayar. Kita g bisa nyalahin guru juga kali Jas"
Akhirnya aku pun memilih untuk mengalah saja. Aku tidak mau kita sampai bertengkar hanya karena hal sepele. Harti memang menjengkelkan, bahkan kalau aku perhatikan Harti juga sampai membuat Nayla jengkel. Aku bisa melihat dari raut wajah Nayla. Memangnya Nayla tidak malas apa sama Harti. Aku saja merasa seperti itu.
Akhirnya bel pulang pun berbunyi dan mentorku pada saat MPLS pun masuk. Dia bernama ka Sherly dia memberi info untuk seragam yang di pakai besok. Setelah dia memberi informasi tiba tiba dia berbicara seperti ini.
"Katanya di sini ada yang sifatnya kayak cabe cabean ya?" Tanyanya
"Kalian nggak usah kayak gitu deh. Kalian tuh baru di sini sebulan bahkan baru tingga minggu" lanjutnya
"Saya tuh malu ngajar di sini, anak anak nya malah jadi kayak cabe cabean" lanjutnya lagi
Flashback on
Pada saat jam pelajaran aku dan Nayla berbincang sedikit karena gurunya belum datang
"Jas kan kemaren gua tuh cerita sama kak sherly ada yang kayak jablay kan di sini terus dia bilang 'ih gua mah jadi malu ngajar di kelas 7.1' gitu katanya " jelas Nayla kepada ku
"Oh" jawabku
Flashback off
"Itu kan gua yang suruh bilang" ucap Nayla tiba tiba
Akhirnya kita pun pulang
~~~
Don't forget to like, follow and comen
And sorry for the typos

KAMU SEDANG MEMBACA
My Diary Book
Приключенияkisah ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Jasmine yang akan mulai masuk sekolah SMP . Bagaimana Jasmine pada saat di SMP, dan bagaimana Jasmine menghadapi ketidak normalannya karena suka terhadap sesama jenisnya. Baca saja ceritanya Upd...