Akan AKu buatkan sebuah Bahtera
Dari Kayu Jati nan kokoh
Sedangkan kita adalah awak Bahtera
Maukah kau naik kebahtera bersamaku
Mengibarkan Ar-Rayah dan Al-liwa
Bersama Berlayar merangui lautan
Melewati ombak, menghempaskan dinding bahtera
Melewati badai lautan, membasahi bahtera
Melewati perubahan warna lautan,
Kisah cinta yang bermakna dan berwarna
Terus berlayar mengarungi lautan
Bersandar pelabuhan ke pelabuhan lainya,
menyampaikan kabar gembira sang pemegang kitab paripurna sangat sempurna .
tak ada kesesatan bagi-Nya
Betul-betul jalan yang terang benderang cahaya-Nya
Berlayar dan berlayar hingga hembusan nafas terakhir
Tak ada cinta yang abadi kecuali
Cinta kepada rabb-Nya dan kekasih tercinta-Nya
Labuhan terakhir digunung Ararat
Engkau dan aku hanya insan yang saling
melengkapi,
menyempurnakan
Bahtera ini teruntuk
Engkaulah tulang rusuk ku sang bidadarinya
Betapa kokohnya bahtera
Meraungi luasnya samudra .
Menghadapi hempasan ombak menghujam bahtera.
-Dadang prasetya-
KAMU SEDANG MEMBACA
GEGURITAN
PoetryGeguritan yang saya buat berdasarkn pengalaman dalam bentuk torehan Semua saya tulis dan memerankanya dalam geguritan . Selamat membaca . Geguritan (berasal dari bahasa Jawa Tengahan, kata dasar: gurit, berarti "tatahan", "coretan")
