[Wayo]
Pagi menjelma ayam pun mulai berkokok,
aku mulai terbangun dari tidurku yang pulas.Jam pun menunjukan pukul 5.00.
Aku sudah terbiasa bangun pagi sekolahku jaraknya lumayan jauh Bisa sampai 30 menit lebih.Aku pun usahakan selalu lebih awal sampai di sekolah karna aku seorang kutu buku yang selalu mengekori guru nilai adalah periortas utamaku
Setiap Hari selalu sama,
Pergi sekolah dengan sahabat ku mingkwan.
Belajar, istirahat ke kantin terus Les private semua selalu sama.Namun Hari itu pun hilang ketika Ada kaka kelas baru pindah ke sekolah.
Namanya Phana
Dia tinggi, kulit sedikit coklat susu , terus cakep pula, semua perhatian ku tertelan olehnya.Bahkan ming pun turut mengekorinya karna aku
**
Suatu Hari.
Aku pergi seperti biasa ke sekolah bersama si ming, jam 5.30 pun aku sudah stand by di parkiran menunggu si Ming keluar Dari sarangnya.Namun Aku melihat seseorang lewat depan wajahku, dimana dia menggunakan mogenya (motor gede).
Pandangan ku pun tertuju padanya
Dia melintas ke arahku
Aku pun terdiam seperti patung liberty, kedua mataku menatap tajam padanyaTiba tiba
*Puk puk*
Ming menepuk pundakku"Woy.. ngapain bengong pagi buta gini
Udah sarapan belum.. " ujar Ming cekikikan"Ntar ajah di kantin, males nanti telat lagi, lagian Ada tugas dari bu guru kan."ujar ku menjelaskan.
Kebetulan semester ini kami sekelas
"Wuseeet saya lupa yo, kenapa kamu tidak bilang .. aduhhh bisa banjir bandang Kalu tidak ngumpulin tugas
Tahu Kan bu ant killer bangeut" Ming khawatir."Idih .. makanya jangan main game mulu samapi malam, nih note page 2 oke, untung Kita sekelas coba Kalu tidak"
Aku memberikan buku dari dalam kantong."Thanks my baby boo your my hero" Ming mulai cengengesan.
"Hero pala lu pe'a, ayo cepat pergi, biar kamu bisa copy sekarang" ujarku sembari mendorong Ming menuju Mobil.
"Oke yo...." Ming
Kami pun berangkat
School
Tepat pukul 6.15 aku sampai di kelas utama.
Dimana Ming sibuk menyalin catatan ku seperti di kejar banteng, namun perutku mulai keroncongan aku mencoba pergi ke kantin untuk membeli sedikit sarapan.Namun ketika aku sampai di kantin, kedua mataku membulat tak percaya laki-laki yang ku lihat tadi ternyata berada di depan mataku, dia sedang sibuk bercanda dengan teman sekelasnya.
Aku hanya memasang muka blo'on Sambil curi curi pandang.
*OMG dia begitu sempurna parasnya Bak selebriti" Hati ku bergumam hebat, aKu ambil 2 potong roti dan 2 botol minuman.
Lalu membayarnya."Bu ini semua berapa?!" Tanya ku pada penjual sembari memberikan uang.
"Okh 8000" kata si penjual.
Namun ketika ku Mau membayar tiba tiba."Bu, biar aku yang bayar mumpung kantong masih tebal!" suara seseorang yang aku pun tak kenal menyapa, mendengung dari belakang telinga
Aku pun menoleh, ternyata orang yang tadi aku lihat, yup Kaka jelas
"Ada apa ini? gumamku
"Ini bonus dari senior!" Ujar dia
Aku pun otomatis menjawab.
"T..T..T.. terimakasih "
sentak aku menjawab.Lalu aku lari seperti orang bodoh, dari kantin menuju kelas utama
Pikiran ku mengada-ngada, Napas ku pun sampai terengah-enggahKetika sampai di kelas, Ming masih sibuk menyalin tulisan, aku pun langsung duduk di sebelah nya dengan keringat bercucuran dan napas kembang kempis
Aku pun membuka botol minuman Dan minum air sekaligus.
"Yo kenapa kamu?, kaya banteng kesurupan saja .. " tanya Ming selidik.
"Ah.. oh... Ah... Cape saja lari lari .." aku pun mengelak mencoba menghabiskan air minum tadi
"Jiah.. apa nya lari! biasanya kamu cuma jalan aja"! Ujar Ming ketus seringaian aneh ia berikan
" Bodo amat, nih minuman kamu sama rotinya ! " Ku berikan pada nya
"Oke thanks boo" panggi Ming
*Teng tong teng tong*
Suara lonceng jam pertama pun sudah masuk, Aku pun siap-siap untuk memulai belajar seperti biasa
Guru pun masuk dan member salam.namun pikiranku tersert oleh kaka kelas yang tadi
Aku hanya melamun seperti istri bang toyib menunggu pulang suaminya
1 jam kemudian aku pun tersadar kalu kelas sudah hampir selesai.
"OMG Ming sekarang jam berapa "tanyaku bingung wajah kaget ku tertera jelas
Dia pun menoleh.
"8.30 memang kenapa? " Tanya Ming dahinya mengerut.
"Kenapa kau tidak memberi Tahu aku?" Sentak ku pada Ming nada ku mulai Naik.
"Ela kirain kamu belajar tadi, Serius sekali kamu lihatin pa darwis nya" Ujar Ming berbisik.
"Tadi pikiran ku kemana-mana!" Cetus ku .
"Hah, seorang wayo bengong saat pelajaran .. badai pun datang Kali"ujar Ming bercanda.
"Alah kamu bercanda aja!?" Ujar ku dengan nada sedikit kesal.
"Memang apa yang Kamu pikirkan?" Tanya Ming sembari mendekatkan wajahnya padaku.
"Ada sesuatu!?" Aku mengelak sembari memalingkan wajah.
*Teng tong*
Jam kedua pun mulai melambai
"aku ke toilet dulu ya!?" Ujar ku tergesa-gesa.
"Pergi sana cuci tuh muka! " Perintah Ming sambil cekikian.
Akupun bergegas pergi ke toilet namun perhatian ku terbawa oleh suara yang sedang ramai, rasa penasaranku tergugah, aku pun mencoba menghampirinya.
Ternyata kaka kelas yang tadi sedang bermain voly dilapangan
Dengan cuaca yang amat panasAku pun mulai memperhatikan
Setiap detik mau pun menit, yang berharga tanpa sepatah kata pun keluar kedua mataku sibuk memperhatikan setiap gerik Kaka jelas tadiKu tatap wajahnya, tanganya , ketika dia melempar bola ke atas Bak selebriti gadungan,
keringat pun berjatuhan seperti rintikan hujan berserakan,
namun aku hanya terdiam, tanpa sadar Lonceng istirahat mulai berkumandang."Shia... Yo ... APA yang kamu lakukan disini?"
Aku pun bergegas lari menuju ruang kelas dari lapangan
Dengan Hati penasaran siapa kah
Kaka kelas Yang mencuri perhatian ku saat iniUdah di revisi lagi
Sorry Kalo Ada salah
Comment yah

KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Of Little Stlaker
Romance(Cover By @thornesia) Wayo pria bertubuh mungil nan manis namun dia seorang kutu buku Namun suatu Hari semuanya berubah Ketika murid pindahan datang Seluruh perhatiannya tertuju pada phana Bagaimana wayo mengungkapkan isi hatinya? Namun tak di sa...