Capter 7 (Choice) *Rev

966 116 56
                                    

(Wayo POV)

Keringatku masih menetes panjang sempitnya ruangan membuatku semakin susah bergerak Hanya kaki ai park yang terlihat depan mataku , aku tarik sedikit celana nya Mencoba memberi sinyal

"Park ... Apa p'pha sudah pergi?"
Ucapku lirih sembari menarik ujung celana park kuat, dia pun menengok ke bawah sebentar

"Baw... Masih di depan pintu mencari-Cari mu!"
ujar park berbisik Sembari lekas Kembali ke posisinya

"Park? "
p'pha bertanya, Dia pun spontan duduk tegak

"Iya p?"
Park menjawab gagu

"Nanti kalau nong yo sudah ke kelas tolong beritahu p'pha mencari nya?" Ujar p'pha nada bicaranya lemas

'Haik'
Balas Park lirih

Phana pun lekas pergi meninggalkan kelas Suara langkah kaki perlahan mengecil tak terdengar, aku pikir dia sudah keluar dari kelas

"Akh... Akhirnya dia pergi Ada apa dengan p'pha ?"
Gumam ku lega sembari mencoba keluar, Aku pun mulai beranjak keluar dari kolong meja namun kaki ai park seakan menghalangi jalan aku untuk keluar

"Aw..... park minggir "
Aku mendorong kaki park dengan​ kuat namun tetap dia mencoba menghalangi ku

"Aw... Sudah di situh ajah"
dia pun tertawa kecil, yah dia mulai terkekeh, aku pikir dia menikmati mengerjaiku seperti ini

"Aw... Awas..... Park ..... atau kamu akan Tau akibatnya "
ancamku memegang kaki ai park, sembari meremas lembut

"Apa ?, APA yang Akan kau lakukan"
Park bertanya cengengesan sembari menahan ku 

"Aisss"
Aku mulai menggeram, sembari menatap junior Park yang masih dalam kurung nya
Ku tekan jari telunjuk dengan jempol ku lalu mencoba fokus pada sasaran yaitu junior Park , yap posisiku Bak penembak jitu mengincar korban
Aku arahkan pada junior park yang masih terkurung celana hitam pekat
Lalu

*Pletak!*
ku sentil junior ai park keras Dan tepat sasaran, Spontan park terkejut lalu meronta hebat sembari memegangi selakangannya  dengan kedua tangan, dia mulai menahan sakit yang sangat menyengat

"Aw..Aw... Yo.... Kau.."
park masih mengerang kesakitan dia mulai terjatuh ke arah samping

*Brukk*

Aku pun beranjak duduk Dan menatap nya kesal 

"Lakh.. kata siapa tidak menurut"
ujar ku kesal sembari ceberut

"Aw... Iyah ... Tapi ... aku Kan cuma bercanda ... "
Park merengek

Namun tak sadar aku mendengar suara Pintu kelas terbuka kembali

*Kreeeeeekkkk*

Kehawatiranku mulai kembali muncul, keringat ku mulai menetes, dengan sigap Aku bergegas kembali bersembunyi ke kolong meja

Langkah kaki terdengar mendekat

*Tap Tap Tap*

"Aduh .. apa p'pha kembali lagi?" Aku bergumam khawatir kedua mataku mulai tak Fokus

"Yo... Yo... Sarapanmu nih"
ujar Ming keras seketika Suara tersebut seakan membuat jantungku lemas Dan berdetak normal lagi, aku merasa selamat dari tertabrak Mobil di depan ku, aku pun kembali duduk

"Aw... Ming kau bikin kaget aja" ujar ku lega sembari memberi senyum

"Yo, apa yang  kamu lakuian dikolong meja?"
Ming bertanya heran

"Tidak ... Buku ku jatuh ... aku baru saja memungutnya"
Ucapku tegas dan beralasan

namun aku melihat bibir aipark mau Bergerak, aku pikir dia ingin membongkar adegan tadi,  spontan aku lari menghampirinya lalu membungkam mulutnya dengan kuat

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 28, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Diary Of Little​ StlakerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang