Chapter 7

26 2 0
                                    

Seiring berjalannya waktu Angga dan Risma semakin banyak konflik dan Risma sangat kehilangan sosok Angga yang dulu dia kenal, "dia berubah, dia bukan Angga yang dulu gue kenal" batin Risma sambil menatap pesan dari Angga.

*keesokkan pagi*
Risma yang sedang asik menatap layar handphonenya sambil berjalan dikooridor sekolah tibatiba dikagetkan dengan seorang pria yang sedang berlari dan tidak sengaja menabraknya.

"Eh lo!"

"Sorry sorry, gue buru buru"

"Songong bgt tuh cowo, btw dia siapa? Kok gua belum pernah liat dia sii sebelumnya? Ah bodoamat ga peduli gua, intinya dia ngeselin" batin Risma sambil melanjutkan jalannya menuju ruang kelas.

*Ruang kelas*

"Eh ngapa lo ris? Muka lo bt gt" -Dira.

"Masa tadi gua ditabrak sama cowo tapi dia main pergi seenak dijdatnya aja dan gue ga pernah ngeliat dia sebelumnya"

"Ganteng gaa" -fafa

"Yaelaa faa lo mah gabisa ngedenger kata cowo dikit sii" -Dira

"Ehh tapi lumayan sii, keliatannya anak pinter gitu" -Risma

"Lo lagi ris, tadi kesel skrng muji dia" -Dira.

"Eh ris, lo dicariin sama osis abal abal tuh" teriak Adel yg baru datang sambil menaruh tasnya.

"Lo mah ris berurusan mulu sama osis, makanya jgn bandel bandel amat napa sii" -Dira

"Asal lo tau ya, osis yg lain gapernah negor gua cuma tuh si osis abal abal doang yang kyanya demen bgt nyari kesalahan gua" -Risma

"Dimana tuh orang?" tanya Risma kepda Adel.

"Dideket mading" -Adel

Dalam perjalanan menuju mading Risma bertemu dengan Angga yang sedang asik mengobrol dengan teman cewenya, namun Risma pura pura tidak melihatnya.

"Eh mau kemana lo?" tanya Angga sehingga membuat Risma melihat ke arahnya.

"Bukan urusan lo!" jawab Risma singkat dan sambil terus melanjutkan jalannya.

*didekat mading*

"Ngapain lo nyariin gua?!" -Risma.

"Mulai besok rambut diikat!" -Ari.

"Sejak kapan ada peraturan kayak gt? Gausah sok ngatur! Gue tau lo begini karena pengen dapet perhatian dari gue kan!" -sahut Risma lalu meninggalkan Ari.

"Ohiya satu lg, besok besok kalau ga penting gausah manggil manggil gue" -teriak Risma sambil terus berjalan.

Pada saat pelajaran berlangsung Risma, Dira, Fafa, dan Adel sangat serius memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran tersebut. Setelah berjam jam memperhatikan penjelasan guru bel istirahat pun berbunyi. "Oke anak anak kita akhiri pljran hari ini sampai disini. Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam bu" -seluruh murid XI ips.

*kantin*

"Eh penuh semua nii bangkunya" -Risma.

"Ehh mad ada Riris tuh" -Andi memberitau Ahmad.

"Eh ris, sini duduk bareng kita" -sahut Andi lg.

"Ohiya ndi, makasii yaa" -Risma.

"Gue pesen kya biasa ya dir" -Fafa.

"Samain aja" -sahut Risma dan Adel berbarengan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 03, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Sahabat dan CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang