Ujian

13 2 0
                                    

   Setelah 3 bulan Sida dan Tiana tidak bertemu, banyak hal yang terjadi pada saat itu, dimana mereka berdua ternyata menyibukkan diri mereka dengan kegiatan masing-masing.

   Dalam suatu hubungan memiliki jeda selama 3 bulan tidaklah mudah dan beberapa diantaranya pasti sudah menganggap hubungan mereka berakhir tanpa hal yang jelas.

   Gue beruntung bisa bertemu dengan Tiana, karena dirinya masih menerima bahwa hubungan kami tidak pernah berakhir. Sebenarnya gue bukanlah seseorang yang tegar, dan terkadang gue juga khawatir dan muncul dalam pikiran gue, "Tiana, apakah kamu benar-benar jodohku?"

    Menurut gue Khawatir memanglah hal yang wajar dalam sebuah hubungan,  begitu juga yg dirasakan oleh Tiana saat itu. Kepercayaan. ya hanya itu yang gue coba andalkan kepada Tiana.

    Berpikir positif bukanlah hal mudah dan jujur kadang gue merasa perang batin dimana antara pikiran buruk dan baik yang berasal dari perasaan gue bertemu, jujur itu membuat gue sakit kepala dan dada terasa sesak.

    Sakit mungkin memang akan terus terasa tapi itu membuat gue mencoba untuk lebih care kepada Tiana, hingga saat pertama kali bertemu kembali gue mengajak Tiana berjalan-jalan ke sebuah tempat wisata di daerah kami.

Diperjalanan gue mengajak Tiana untuk mengobrol...

Gue   : "Maaf ya dek, kemaren kakak
            sempat enggak menghubungi
            adek." (Dengan wajah sedikit
             gugup)
Tiana : "Gak papa kak, adek juga
             minta maaf karena kelakuan
             adek kak mungkin jadi ragu
             untuk menghubungi
             adek." (Sambil senyum gak
             jelas)
Gue   : "Hmm, gak kog dek, kk cuman
           gak mau ganggu adek dlu."

   Singkat cerita gue menjelaskan sedikit alasan gue tentang hal kemaren dimana gue bilang sama Tiana bahwa kemaren gue coba menguji hubungan kami dan diantaranya adalah test kesetiaan kepercayaan dan saling care. Mendengar hal tersebut Tiana hanya merespon dengan senyuman dan seperti berkata "Owh gitu" didalam hatinya.

   Gue salut dengan Tiana karena yang gue tau dia berhasil melewati test awal yang gue katakan, dan masih banyak yang perlu gue test kepada Tiana untuk membuktikan perasaannya kepada gue.

    "Haha,.. seperti orang aneh aja gue pake test-test Tiana segala, kayak gue adalah orang terbaik aja lagi." Itulah yang ada dipikiran gue, karena menurut gue seharusnya hubungan ini tidak perlu di uji dari gue, tapi yang pantas melakukannya hanyalah sang pencipta, yang ujian darinya adalah hal untuk menunjukan kepada kita semua hal yang dilalui pasti memiliki resiko alias tantangan dan hanya yang mampu dianggap sebuah pengalaman yang membuat kita dewasa.

   Test yang gue lakukan sebenarnya hanya untuk meyakinkan diri saja, dan gue bersyukur Tiana menyelesaikan semua test ini dengan sangat mengesankan di luar ekspektasi gue, sehingga membuat gue semakin percaya bahwa Tiana adalah wanita yang sangat setia.

    Terlalu spesial mungkin itu ungkapan yg berlebihan gue kepada Tiana. Berjalan berdua dengan Tiana membuat gue semakin tenang dan selalu membuat hati gue berdebar dan terkadang juga membuat pikiran gue tenang.

    Hubungan ini gue harap tidak berakhir buruk dan senantiasa gue selalu berdoa sembari berusaha agar semua rintangan ujian yang di berikan sang pencipta kepada hubungan ini bisa berlanjut hingga ke pelaminan, Haha pikiran gue sudah jauh banget. 😅

    Saat ini gue hanya perlu menjalani sambil berdoa bahwa jika dia memang adalah takdir gue maka kuatkanlah kami dalam melewati ini semua.

   Berhasilnya Tiana melewati test dari gue membuat diri ini harus tidak mengecewakannya.  Walaupun juga selalu terbesit pikiran, kalau aku di posisi Tiana bagaimana ya. Ah, semoga ini hal terbodoh terakhir yang kulakukan, Ya semoga saja.




Haha semakin gaje, itu yg gue rasakan pada saati ini...😅

Bagaimana kah cerita berikut nya...
Terus ikuti ya... 😊

Terimakasih buat teman-teman yg sudah baca, dan ingat jangan copas... 🤔

Komen, kritik, saran dan Vote ditunggu ya guys,... 😉

See you again... 🤗

Awal dari sebuah AkhirTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang