Merah merona bak pipi remaja
Hangat mendekap begitu erat
Sayang...
senja di pelupuk mata sekejap saja,
Ia diantara siang yang teredam malam
Diantara Terang yang merambah petang
Ia samar dalam remang
Kemudian tenggelam dibalik ilalang
Sayang...
Senja pudar sebentar lagi
Namun datang setiap hari
***
Ah! aku hampir lupa berkata
Bahwa senja punya wangi matahari
************************************
Kepada yang berharga : Sebuah Senja diujung hari
L. Luni
KAMU SEDANG MEMBACA
Meretas
PoesíaYa, aku dan kau yang sudah tidak akan pernah sama. Detik dimana aku bukan siapa-siapa, hingga kau kehilanganku seutuhnya. Selamanya. Kamu meretas warna merah muda hingga memar dan membiru. Kamulah yang meretas. Meretas sesuatu yang begitu tulus dan...
