Ada peluh yang terlanjur menjadi candu
Tatkala riak sebuah kelana
Beranjak menjadi notasi tentang melepaskan dan menemukan
Bersama guntur yang tengah berdegup kencang
Dan langgam alam yang terdengar jauh lebih menjanjikan
Ketimbang janji-janji lindap
Tentang para politikus dibawah sana
Untuknya saat ini..
Kami yang hina dengan selalu mengeluh lelah
Tanpa pernah mau mengambil langkah
Menjejaki tanah gambut berpilar belukarmu ini
Kami yang lemah dengan segala keluh kesah
Tak seperti pejuang-pejuang tangguh dimasa peperangan dan penjajahan
Bermandikan keringat bercucuran darah
Hidup mati untuk tanah ibu pertiwi
Untuknya saat ini..
Kami yang kecil dengan selalu merasa angkuh
Tak pernah mau mengambil pepatah sejarah
Menjelajahi tanah kerikil berselimut savana
Mencari diri
Seraya melabuhkannya
Pada sesuatu yang ikut bangkit bersama kelambu kabutmu pagi ini
Selalu ada jalan berkelok untuk sesuatu yang elok
Selalu ada tanah menanjak untuk sesuatu yang bernama puncak
Dan demi jarum dalam tumpukan jeraminya itu
Maka untuk setiap pilu dan darah yang tak pernah berhenti diseka ditengah ini
Tidak pernah ada lagi
Cinta yang lebih heroik
SElain tubuh tubuh yang tidak pernah berhenti berbuat hingga hari ini
Saat ini..
Untuk setiap tanah dan airnya negeri ini
Sebuah nirwana
Tempat semesta kirana bersemayam
Alam ini indah sekali Tuhan
Bantu kami menjaganya
Seperti para pejuang tangguh yang rela berkorban demi bangsa tanah ibu pertiwi ini..
Selamat hari Pahlawan, 10 November..
°° °° °° °°
-moelspac-
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISI CINTA TERINDAH..
Storie d'AmoreANTOLOGI PUISI : kumpulan puisi-puisi dari Puisi Cinta Terindah (@puisi.terindah). Sebuah puisi Patah Hati. Tentang masalalu, Kehilangan, dan Terluka. Buku Puisi ini telah terbit. Untuk Pemesanan silahkan hubungi Admin👇 WA : 085692709596 Penulis 🖊...
