Aku merindukanmu, disetiap sepi dan malam menjumpaiku.
Aku bercerita pada sepi tentang kerinduanku padamu, dan malam setia mendengarkan.
Lalu airmata menjadi saksi perihnya. Dan nafas menjadi penyabarnya.
Aku merindukanmu, tetapi hanya sepi yang menemaniku.
Ku tuliskan segalanya lewat kata, lalu menyampaikannya pada angin.
Entah kau merasakannya atau tidak, yang pasti disetiap hembusan angin malam yang menghempasmu, ada sepuing rindu yang ku titipkan.
Aku merindukanmu, lagi-lagi hanya sepi penghiburku. Malam sunyi temaniku. Dan hanya kekosongan penenangnya.
Aku merindu lagi, tapi kau tak pernah ada. Yang ada hanya bayangmu disetiap pejaman mataku. Kemudian hilang begitu aja saat aku meraihnya.
Aku merindukanmu, jauh sebelum serindu ini.
Tetapi setelah adanya dia, semuanya berbeda begitu saja.
Yang merindu hanya berujung pilu.
Yang dirindu tak lagi menunggu.
Tawamu begitu bahagia dengannya.
Tak seperti saat bersamaku tawamu tertahan mendalam.
Mungkin iya, kamu telah berbahagia dengannya.
Dan rinduku hanya menjadi hiasan malamku.
#moelSPAC
-Mulyana Pratama-
04,Feb,20
Puisi ini telah terbit di Buku Puisi #SajakRasa
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISI CINTA TERINDAH..
RomantiekANTOLOGI PUISI : kumpulan puisi-puisi dari Puisi Cinta Terindah (@puisi.terindah). Sebuah puisi Patah Hati. Tentang masalalu, Kehilangan, dan Terluka. Buku Puisi ini telah terbit. Untuk Pemesanan silahkan hubungi Admin👇 WA : 085692709596 Penulis 🖊...
