Kursi dekat jendela

205 10 0
                                    

Duduk ditemani hot chocolate
Dan sepotong donat keju
Dengan alunan lagu
Yang mengema digendang telinga

Yaa, aku siap menulis
Merangkai kata demi kata
Menjadi barisan sajak-sajak
Yang kadang penuh makna

Begini contohnya :

"aku baru saja berjumpa, dengan seseorang (baru) tapi entah kenapa rasanya seperti kamu atau hanya halusinasi ku yang masih merindukan mu (?)"

Entah berapa lama
Aku menghabiskan waktu
Duduk didepan laptop
Menuntun jari-jari
Mengetikkan sebuah kata
Juga sajak patah
Yang terkadang memilukan
Untuk sekedar dibaca ulang
Atau dibaca banyak orang

Tiba-tiba saja
Ada kamu (yang baru)
Melambaikan tangan didepanku
Bertanya untuk duduk
Dikursi kosong depanku

Ah,aku sungguh terkejut!
Aku hanya bisa menganguk
Dan dia tersenyum lalu duduk
Aku mencoba fokus dengan tulisanku

Dan kau tau apa?!
Dia menghilangkan fokusku
Aku terus bergerak gelisah
Dia menatapku tersenyum
Sungguh! Ingin aku berkata
"behentilah tersenyum"

Dia yang tampak biasa saja
Menatapku sejenak
Lalu sibuk dengan ponsel yang dibawanya
Aku segera membereskan bawaanku
Aku bangun, dan menenteng tas laptopku
Dia menatap (lagi)
Aku tersenyum untuk pamit
Dia menganguk juga tersenyum (lagi)
Aku pergi dengan hati yang berharap
Waktu ini tak terulang kembali..

Haiiiii, plo kembaliiiii
Kangen kan?

Salam, 

Plo

SAJAK UNTUK BAHAGIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang