Sejenak aku terpaku, akan hadirmu yang sudah ku tunggu.
Tak bisa berucap sepatah kata, hanya diam memandang kedatanganmu.
Aku berfikir ini hanyalah ilusi karena aku terlalu rindu, namun hadirmu adalah hadiah nyata untukku.
Kamu tersenyum, masih hangat seperti terakhir kita bertemu.
Genggaman tanganmu masih seperti dulu, yang selalu menjadi penguat arahku.
Dan kamu masih sama seperti dulu, pencipta degup jatung paling hebat. Pengalih rasa sedih yang terhangat. Tempat ternyaman untuk bersandar, dan kamu masih tetap lelaki yang aku sayang.
Selamat Malam..
15 Maret 2018

KAMU SEDANG MEMBACA
SAJAK UNTUK BAHAGIA
Poetryaku pernah patah hati begitu dalam, namun aku sudah bahagia karena merelakan. let's moveon!