Setelah makan, kami sudah berada kembali dalam ruangan klien kami. Ia berhenti bekerja saat melihat kami datang.
"Ada pertanyaan lagi untuk saya, Mr. Holmes?" tanya klien kami.
Holmes dan aku duduk.
"Saya ingin meminta anda menceritakan kejadian yang sebenarnya Miss," kata temanku.
Wajah klien kami seketika pucat. Namun beberapa lama kemudian wajahnya berubah marah.
"Saya sudah menceritakan semuanya, Mr. Holmes! Masa anda menyangsikan keterangan saya?"
"Lebih baik anda ceritakan saja semuanya, Miss Maria Houston. Masih ada waktu untuk tidak membawa masalahnya ke polisi," ujar temanku mantap.
"S-saya sudah menceritakannya!" kata klien kami.
"Keterangan yang sebenarnya?" tanya Holmes.
Tampak keragu-raguan melintas sejenak di wajah klien kami. Kemudian tiba-tiba ia terjatuh berlutut dan menangis.
"Tolong jangan, Mr. Holmes. Jangan beritahu Mary ataupun polisi, saya tak bermaksud menyusahkannya,"
Miss Mary Houston palsu yang ketahuan oleh temanku itu bangun dan cepat-cepat mengambil sebuah buku besar dari lemari buku. Dari dalamnya, dikeluarkannya sebuah partitur yang kertasnya sudah menguning.
"Bagaimana bisa?" tanyaku pada Holmes.
"Yang datang ke kantor kita memang benar Miss Mary Houston. Miss Maria menggantikan saudara kembarnya di sini sesudah itu. Saya percaya ada pesan yang Miss Mary titipkan pada anda untuk memberitahu kami bahwa beliau sedang sakit?" tanya Holmes dengan tenang.
Miss Maria Houston terlihat sangat panik. Air matanya bercucuran ke pipinya.
"Ini, Mr. Holmes, saya tak sampai hati menghancurkan hati kembaran saya. Dia tidak terlibat. Dia tidak tahu! Saya menggantikannya di kantor atas seizinnya, dia sendiri sakit. Saya pikir.. Saya pikir bila anda menangkap orang lain, saya akan selamat.."
Holmes mengambilnya dan melihatnya singkat. Klien kami menangis terduduk di bangkunya.
"Persaudaraan, Watson," ujarnya saat kami sudah di luar. "Ikatannya lebih kuat daripada apapun. Sungguh cerdik mengakaliku agar dirinya bebas dari tuduhan."
"Ayo kita pergi ke klien kita yang sebenarnya, lalu kembali ke Baker Street," Holmes memanggil kereta.
"Kau akan memberitahu Miss Mary Houston yang sebenarnya?" tanyaku.
Holmes menggeleng singkat.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Twin Sisters [Sherlock Holmes Fanfiction]
Fan-FictionSebuah partitur asli lagu kebangsaan Inggris hilang. Miss Mary Houston, yang bertugas menjaganya panik dan mengunjungi kediaman Sherlock Holmes untuk meminta bantuan. Miss Mary Houston sangat yakin, bahwa kembarannya, Maria Houston, tidak mencuri do...
![The Twin Sisters [Sherlock Holmes Fanfiction]](https://img.wattpad.com/cover/125172901-64-k545827.jpg)