Love Story Begin

661 112 2
                                    


-UKS-

Yoona terbangun dari ranjang pasien dengan keadaan kepala yang sangat pusing.

Ia tak ingat apa yang telah terjadi padanya, sampai ia melihat seorang namja tampan yang tertidur di kursi sebelah ranjangnya.

Deg.

"G-gue tadi kenapa ya? K-kok dia ada disini?" Monolog Yoona sambil turun dari ranjang.

"Oy, bangun" ucapnya cepat sambil menggoyangkan pundak Sehun.

Perlahan, Sehun membuka kelopak matanya.

"Ah... lo udah bangun? Lo baik-baik aja?" Tanya Sehun.

Yoona langsung mengrenyitkan dahinya begitu mendengar pertanyaan Sehun. Cowok ini napa sih? Kesambet apaan sih? Ngapain nanyain gue kaya gitu? Batin Yoona bingung.

"Gue ga lagi ngomong sendirian kan?" Sehun menaikkan sebelah alisnya. Menatap Yoona malas.

"O-oh. Gue ngga apa-apa, gue sehat kok" jawab Yoona gelagapan.

"Lo penderita anemia kan?"

Tanpa izin dari Yoona, Sehun berdiri, lalu menempelkan punggung tangannya pada dahi Yoona. Yoona pun langsung membeku.

Deg. Deg. Deg.

Gu-gue kenapa? Jantung gue...

"Demam lo juga udah reda, ayo kembali ke kelas. Upacaranya udah selesai dari tadi"

Tanpa rasa canggung sedikitpun, Sehun menggandeng tangan Yoona.

Namun bodohnya, Yoona malah diam ditempat, membuat Sehun menghentikan langkahnya.

"Ada apa?" Tanyanya santai.

"A-apa maksud lo gandeng tangan gue kaya gini?" Tanya balik Yoona dengan tatapan ragu.

Sehun akhirnya melepas gandengan tangannya, kemudian berkacak pinggang.

"Ya. Siswi aneh. Gue yakin lo bakal sempoyongan kalo lo gue tinggal jalan sendirian. Gue ga mau ambil resiko ngegendong lo kalo lo pingsan lagi dijalan" jelas Sehun.

"Pingsan lagi? Jadi gue tadi pingsan pas upacara? Trus lo yang ngaterin gue kesini? Lo yang gendong gue kesini?" Yoona menggigit bibir bawahnya. Entah kenapa tiba-tiba ada gejolak aneh yang menjalari tubuhnya. Apakah itu efek bahagianya bertemu dengan Sehun seperti ini?

"Iya. Emangnya kenapa?"

Demi dewi fortuna, oppa-oppa rasa ahjussi, para dedek gemes, cantiknya miss universe, apa ini nih yang dinamain kebetulan? Gue kaga mimpi kan bisa berjarak sedeket ini sama dia? Arghh! Gue bisa gila gara-gara wajah gantengnya!

"A-ah ngga papa, ayo ke kelas" dengan canggung Yoona menggaruk leher belakangnya yang tidak gatal.

Pipi Yoona memerah, jantungnya berdebar keras, telinganya memanas, dan bahkan tangannya mengeluarkan keringat dingin.

Apa gue baru aja pubertas? Kenapa tubuh gue kaya gini?

"Ayo. Gue gandeng lagi"

Sehun tidak memperdulikan keadaan tangan Yoona yang sudah banjir keringat. Apa yang ada dipikirannya hanyalah bisa membawa Yoona sampai kelasnya dengan selamat.

.
.
.

Sesampainya di kelas, Sehun dan Yoona meminta izin kepada guru untuk masuk.

Setelah terdengar jawaban 'Ya, silahkan duduk', Sehun meminta Yuri pindah ke bangkunya yang di pojok belakang. Ia ingin duduk di samping Yoona.

"Yul, lo bisa pindah ke belakang dulu kan? Gue mau seharian duduk disini" ucap Sehun santai.

Dahi Yuri mengrenyit heran. "Apa?"

"Gue bilang gue mau duduk disini. Udahlah lo pindah aja" Sehun mendorong paksa Yuri untuk pindah dari kursinya.

"Aish. Dasar bocah aneh" Yuri berpura-pura ingin memukul Sehun dengan tinjuannya.

Akhirnya Yoona duduk, diikuti dengan Sehun yang duduk di sebelahnya.

Tes.

Sebutir keringat dingin dari dahi Yoona jatuh membasahi meja. Sehun yang kebetulan melihatnya langsung menatap Yoona aneh.

"Lo beneran ngga papa? Mau gue anter ke UKS lagi?" Tanya Sehun khawatir.

"Ngga ko, gue ngga papa" jawab Yoona tanpa menolehkan wajahnya pada Sehun.

Dan tiba-tiba, Sehun menangkup wajah Yoona dan membuatnya menatap wajahnya yang khawatir.

"Lo bohong kan?"

.
.
.

TBC

Don't forget to comment and vote!

사랑해요 여러분 ❤

Freak Love - Oh Sehun [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang