karna suasana disana tidak enak, jadi aku langsung lari sambil menangis dan mencoba untuk menyembunyikan tamgisan ku dari orang orang. Tapi tiba tiba saja aku menabrak orang dengan sangat keras.
"BRUKK!!"
Lahh gw nabrak siapa nih kok badan badannya besar bgt ya??
*omongan dalam hatinya Ariel.
"Ariel!" Suara teriakan Anetha yang sangat kencang meneriaki ku dan nada khawatirnya.
Lahh kok teriakannya Anetha ada nada khawatirnya gitu ya?? Kenapa? Bukannya tadi dia ngatain gw terus ya? Udah ah bodo amat yang penting gw harus liat siapa yang gw tabrak.
*omongan dalam hatinya Ariel.
"Hahhh!!!! Waaaa!!! Maaf, maaf bgt! Miss aku bener bener ga sengaja." Kata Ariel.
Ternyata orang yang ditabrak Ariel itu guru killer yang benar benar tidak mempunyai pengampunan. Yaitu miss. Cecil.
Ariel menabrak guru itu hingga jatuh kelantai dengan sangat kencang. untungnya sih gurunya tak apa apa, tetapi ternyata tanpa sengaja kepala Ariel terbentur lantai dan tangan kanannya agak tergelincir (kesengklek). Jadi gara gara itu Ariel pun dibawa ke UKS.
*DI UKS
Tidak beberapa lama di uks Ariel pun terbangun.
"Uhmm... auchh! Ah sakit! Pusing..., aku dimana?" Kata Ariel yang baru tersadar dari pingsannya.
"Dek, kamu gpp? Pala kamu terbentur lumayan keras loh tadi. Dan juga tangan kanan mu..., tak apa sudah kami atasi ko." Kata kakak kelasku yang sedang piket hari itu.
"....kak..." kata ku dengan setengah sadar.
"Ya..." katanya.
"Kak.. siapa...?"kata ku, karna sangking pusingnya mata ku terbuka hanya sedikit.
"Oh iya, aku joel. Jangan khawatir, aku tidak akan macam macam kok.
Wkwkwkwk, oh iya di sebelah mu, di meja kecil ada obat pereda pusing. Pakai kalau kamu lagi membutuhkan saja ya, dan minum itu setelah kamu makan." Kata ka Joel.
"Hmm? Joel? Kok gak asing ya? Hahhh!!! Kamu kak joel!?." Kata Ariel dengan sangat terkejud.
Karna Ariel sangat malu dan tak bisa berbuat apa apa, Ariel pun langsung langsung locat dari kasurnya dan berlari keluar daru UKS.
Tapi tanpa sepengetahuannya ka Joel ternyata mengejar dia.
Saat di tengah jalan dalam perkaburannya Ariel merasa pusing sekali dan ling lung, dan dia pun terjatuh.
Aduhh, gw rasanya capek bgt nih tapi gw malu bgt, gw tau ini sepele bgt. Gw harus gimana? Udah gw... udah... ga... kuat.
*yg ada di pikiran Ariel saat dia berlari dibawah teriknya matahari siang itu.
"Ariel!"
Ada yang teriak siapa?
* dalam hatinya Ariel.
........
~beberapa jam kemudian~
*DI KAMAR ARIEL
"Lahh kok gw ada disini?" Ngomong sendiri.
"Ngroookkkk...."
Njerr sapa tuh, klo cewe gak mungkin tapi kalo cowo tambah ga mungkin.
Syid, masih pusing bet gw. Tidur sebentar lagi aja deh.
* dalam pikirannya Ariel.
Bip. Bip. Bip.
Alarm Ariel bunyi. Saat Ariel terbangun dia melihat bahu yang besar dan lebar yang sedang menyiapkan makanan di meja belajarnya.
"Papa? Itu papa ya?" Kata ku yang baru sadar dari tidurku.
"Eh?! Udah sadar toh? Ntar ya, lagi ngatur makanannya di meja kecil, supaya kamu bisa makannya dikasur." Kata dia yang sedang menyiapkan makanan untuk ku, dia berbicara tanpa membalikan badannya jadi aku masih tak tau siapa dia.
"Nah nih dia udah siap makanannya." Katanya.
Kemudian dia berbalik badan.
"Aaahhhhh!!!!!" Teriak ku dengan sangat kencang.
Ka Josef yang ada di luar kamar mendengar teriakanku. Karna itu dia segere berlari kencang kearah kamarku dan langsung masuk dengan sangat kencang dan mengagetkan.
"Apa! Apaan! Kenapa! Oi ada apa! Dede lu diapain!?" Kata ka Josef dengan sangat kencang dan khawatir.
"Oi! Lu apain ade gw hah?" Ka Josef berteriak sangat kencang.
"Eh?? Ngga kok ga gw apa apain..." kata dia.
"Ga di apa apain apanya!? Orang tadi gw denger di teriak kenceng bgt!" Kata ka Josef sambil berteriak.
"Iya kok ka gw ga diapa apain sama dia.." kata ku.
"Udah lu ga usah takut lagi!, ada gw ama abang lu disini.
"Lahhh. Iya ka Josef... gw ga diapa apain... tadi gw tuh cuma bangun trus kaget aja ngeliat ada cowo di kamar gw. Oh iya btw kok ada kak Melvin disini? Lagi ngapain disini?" Kata ku.
"Oh iya aku cuma mau main doang ama kakak mu." Kata ka Melvin.
"Lahh! Lagian lu juga! Ngapin di kamar gw!" Kata ku kepada laki laki itu.
"Ih... orang gw niatnya baik juga. Gw kan lagi nyiapain bubur buat lu, sama lagi nyiapin obat buat lu" kata ka Harry. Jadi yg selama ini menjadi laki laki itu si ka Harry.
"Ouhhh. Hehe makasi yakk." Kata ka ku.
"Eh iya yak! Gw lupa! Oh noo!!" Kata ka Josef.
"Lupa paan??" Kata ka Melvin.
"Kita ninggalin game kita!! Mati dahhh kitaa.. aduh... bye bye GWS yak de." Kata ka josef yg sambil berlari kembali ke gamenya.
"Wanjirr!! Iya! Gw lupa juga! Baaiii! GWS!" Kata ka Melvin yg juga sambil berlari ke gamenya.
"Hahahaha. Iya kak! Makasi yaaa." Kata ku.
"Udah enakan ga? Oh iya Ariel, tadi si joe nitip ini. Katanya ini catetan tentang obat lu. Gw udh baca kok, nihh makan ya, abis makan di minum ya obatnya. Bye gw pergi dulu ya. GWS ya agi ku." Kata ka Harry. (Agi itu bahasa Koreanya sayang.)
Hmmm? Agi, agi itu apa? Ah tau ah laper gw... *omongan dalam hatinya Ariel.
-BERSAMBUNG
Jangan pada lupa vote ya... semuanya
Sorry juga gara gara jarang update.
Maafkan akuh kawan.
Beye beye see ya next time...
😙😙😙
KAMU SEDANG MEMBACA
Notice Me , Please
Teen FictionAndai saja kau mau menganggapku dan melihatku , aku tak akan melakukan hal sampai segila dan sememalukan ini. • • • • • Dan maafkan aku jika aku mengganggu keseharian mu.
