Sekarang Suga pun sudah sampai dirumahnya,dia melihat Jungkook yang sedang menonton TV diruang tengah,dengan segera Suga menghampiri Jungkook dan duduk disampingnya.
"Eoh hyung dari mana saja?" tanya Jungkook saat melihat Suga duduk disampingnya.
"Ahh hyung habis jalan-jalan" jawab Suga.
"Hyung kekamar dulu ne,hyung sudah lelah" lanjut Suga sambil tersenyum dan mengacak rambut Jungkook sayang.
"Hmm ne hyung" ucap Jungkook sambil tersenyum.
Saat sudah dikamar,Suga langsung merebahkan dirinya dikasur king size miliknya.
Perlahan mata Suga mulai tertutup hingga pada akhirnya Suga sudah masuk kealam mimpinya.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Setelah 1 jam Jimin tertidur,akhirnya Jimin pun terbangun.
"Eunghh~"
"Aishh ternyata rasa pusingnya belum hilang" ucap Jimin lirih.
Dan dengan terpaksa Jimin pun kembali tidur karena dia sangat lemas tak bisa melakukan apapun
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Sementara Suga masih Setia dengan alam mimpinya.
"Hyung jangan tinggalkan aku"
"Ne,hyung akan selalu ada disampingmu"
"Janji?"
"Ne janji"
"Hyung aku haus"
"Tunggu ne hyung akan beli dulu"
"Ne hyung"
"Awass~~~"
'Srett...'
'Brukk....'
"Hah..hah..hah.."
Suga terbangun dengan nafasnya yang memburu.
"Mimpi apa itu? Jimin? Aku? hyung?" ucap Suga bertanya-tanya.
"Sial! Sudah dapat dipastikan bahwa aku adalah hyungnya Jimin" ucap Suga kesal.
Dengan segera Suga pergi dari kamarnya menuju ruang tengah yang sudah terdapat eomma (Ny.Jeon),appa(Tn.Jeon) dan Jungkook yang sedang berkumpul.
"Eoh hyung sudah bangun" ucap Jungkook saat Suga duduk disampingnya.
"Ne Jungkook-ah" ucap Suga.
"Hmm eomma,appa apakah aku boleh bertanya?" lanjut Suga bertanya.
"Tentu saja" ucap Tn.Jeon.
"Apakah aku anak kandung kalian?" tanya Suga.
'Deg'
Seketika Ny.Jeon,Tn.Jeon dan Jungkook terdiam karena kaget.
"Kau memang bukan anak kandung kami" ucap Tn.Jeon
Sementara Ny.Jeon sudah tak sanggup lagi menahan air matanya.
'Tes..'
Lolos sudah air mata Suga.
"Kami membawa hyung kesini karena hyung sudah menyelamatkanku dari maut,dan saat hyung bangun ternyata hyung sudah tak ingat apapun" ucap Jungkook menjelaskan dengan matanya yang sudah berkaca-kaca.
"Ahh gwenchana Jungkook-ah,kau jangan menangis" ucap Suga menenangkan.
"Apakah aku boleh kembali ke keluargaku?" lanjut Suga bertanya.
"Memangnya kau sudah ingat dimana keluargamu?" tanya Tn.Jeon.
"Aku tidak ingat semuanya,tapi namdongsaeng ku Jimin Sudah menunggu dirumah" ucap Suga.
Jungkook yang mendengar nama Jimin disebut pun langsung kaget.
"Jadi hyung,hyungnya Jimin?" tanya Jungkook kaget.
"Ne,tapi apakah kau mengenal Jimin?" tanya Suga balik.
"Dia teman sebangkuku,dia juga pernah bercerita bahwa dia kehilangan hyungnya saat ditaman bermain" ucap Jungkook.
"Ahh arraseo,kalau begitu bolehkah aku kembali kepada namdongsaeng ku yang sedang menantikan kepulanganku?" tanya Suga.
"Tentu saja sayang" akhirnya Ny.Jeon angkat bicara.
"Gomawo,tapi apakah aku masih boleh memanggil kalian eomma dan appaku?" tanya Suga lagi.
"Tentu,kau juga bebas untuk datang kemari bahkan bersama namdongsaeng mu" ucap Ny.Jeon sambil tersenyum.
"Gomawo eomma" ucap Suga.
"Masih bolehkah aku memanggil mu hyung?" tanya Jungkook.
"Tentu saja namdongsaeng ku" ucap Suga sambil mengacak-acak rambut Jungkook sayang.
"Gomawo hyung" ucap Jungkook sambil tersenyum.
"Ahh kalau begitu aku pergi dulu eomma,appa,Jungkook" pamit Suga.
"Ne hati-hati sayang" ucap Ny/Tn.Jeon.
"Ne hati-hati hyung" ucap Jungkook.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~
Sekarang Suga sudah berada didepan gerbang rumah Jimin,dengan segera Suga pun masuk dan saat sampai dipintu Suga langsung memasukkan jempolnya dan pintu pun terbuka.
Saat Suga sudah masuk,dia mengitari seluruh rumah yang nampak sepi.
"Dimana Jimin?" gumam Suga heran.
Dengan segera Suga pun langsung menuju lantai 2 untuk kekamar Jimin.
'Ceklek'
Suga membuka pintu kamar Jimin,dan Suga melihat Jimin yang masih tidur.
*apakah Jimin belum bangun dari tadi?* monolog Suga dalam hati.
Dengan segera Suga pun masuk dan duduk ditepi ranjang,Suga melihat wajah Jimin yang pucat dan keringat yang sudah bercucuran.
Jimin yang merasa ada seseorang didekatnya,langsung membuka matanya.
"Eunghh.."
Saat Jimin membuka matanya,alangkah terkejutnya Jimin saat melihat Suga didepannya dengan air mata yang sudah mengalir.
"Eoh Sug-"
"Yoongi hyung" potong Yoongi.
"Hiks..hiks..hyung" akhirnya tangisan Jimin pecah,tetapi bukan tangisan kesedihan melainkan tangisan bahagia.
"Sutt..uljima" ucap Yoongi sambil menghapus air mata Jimin.
"Hyung juga" ucap Jimin sambil menghapus air mata Yoongi.
"Hyung sudah kembali padamu" ucap Yoongi sambil tersenyum.
"Gomawo hyung sudah kembali" ucap Jimin sengan suara lirihnya.
"Gomawo Juga sudah menunggu hyung,walaupun saat itu kau mau menyerah" ucap Suga.
"Demammu belum turun juga" lanjut Yoongi saat menempelkan punggung tangannya didahi Jimin.
"Aku akan mengambil kompresan dulu" ucap Yoongi sambil melenggang pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Spring Day [END]
FanfictionNyatanya sebuah janji tidak cukup untuk memastikan apakah kita bisa melakukannya.
![Spring Day [END]](https://img.wattpad.com/cover/134830855-64-k377082.jpg)