For live and death are one. Even as the river and sea are one.
- Khalil Gibran
Aku mengetuk-ngetukkan kepalaku pada binder berstiker wajah Zayn Malik di bagian sampulnya. Binder kesayangan yang sudah menemaniku dari SMA ini, kini menjadi alat yang kugunakan untuk melukai diri sendiri. Gila! Malu banget rasanya! Muka ini sudah nggak tahu lagi harus ditaruh di mana. Wajah Zayn yang kini kuadu dengan keningku setidaknya mampu mengurangi sedikit ketidakwarasanku.
Pinkan terus tertawa menceritakan kejadian di KOI tadi pagi pada Karmel dan Andre, teman sekelas kami siang ini. Andre menatapku penuh kasihan. "Mir, lo kurang ibadah mungkin sampai digituin Kak Danuja. Heran sih gue. Soalnya waktu tanding futsal bareng minggu kemarin, dia orangnya asik-asik aja. Malah kayak sedikit dingin-dingin gitu sama yang lain. Uhm, tapi tetap asik-asik aja dan nggak galak-galak banget kayak waktu kita masih di-ospek."
Aku kini menghentikan kegiatan memukulkan kening ke binder. Senyum Zayn Malik di binder kuabaikan sejenak. Kutatap Andre lekat-lekat. "Serius lo, Ndre? Dia nggak segalak pas kita di-ospek?"
Andre menggeleng. "Makanya gue bilang lo kurang ibadah."
"Kok mulut dia ke gue kejam gitu?" aku memelas. "Masa waktu di KOI, dia tega-teganya bilang 'mulut lo dijahit aja kalau nggak bisa dijaga'. Untung gue masih ingat tempat jadi nggak balas omongan dia."
"Kan lo yang mulai duluan, Mir," Karmel berceletuk.
"Kok gue?" aku menatap Karmel sangar. Enak saja dia menyalahkan aku mentang-mentang menurut para cewek ini Kak Danuja itu ganteng.
Karmel langsung mencicit. "Pas di kantin kan elo yang nanggepin dia pakai bawa-bawa orang tua sama nyuruh Kak Danu ganti pakai rok besok-besok. Kalau gue cowok, gue juga pasti kesal digituin."
"Itu sih dia yang mulai duluan ngatain otak gue kosong!"
Bukannya membela atau membenarkanku, tiga orang ini justru tertawa keras. Kupandangi Zayn di sampul binder. Duh, Zayn sayang, apa kamu nggak bisa keluar dari sana terus belain aku?! Sekali lagi keketukkan keningku ke sampul binder.
"Mending lo nyalin catatan kelas minggu kemarin, Mir. Emang sih kelas Kewarganegaraan cuma dua sks, tapi ujiannya susah nanti kata senior." Andre menarik binderku dan menaruhnya di samping siku. "Kalau lo pukulin terus, lama-lama bisa kosong beneran loh otak lo."
Dadaku seketika berdesir menerima perlakuan Andre yang cukup manis. Nah ini! Harusnya begini bukan rasanya tertarik pada orang lain? Pipiku memanas sehingga dengan segera aku menggelengkan kepala. "Kalian nggak mau pinjamin catatan ke gue. Dari mana gue bisa nyalin catatan?"
Pinkan, Karmel, dan Andre langsung berbagi tatap. Kini ketiganya tertawa terbahak sekali lagi. "Cari catatan anak lain, dong! Kan lo udah terkenal "Mira Judes"-nya angkatan kita di satu fakultas. Pasti pada mau pinjemin lo catatan karena takut." Pinkan meledekku.
Mataku lansung memandang Pinkan dengan tajam. Kesalnya, cewek ini sudah nggak mempan dengan pelototan maupun kata-kata kejamku. Pinkan tetap saja terbahak dan semakin besar melihatku marah. "Duh, Mira Judes marah. Cup! Cup! Takut nih gue. Sini gue pinjamin catatan gue aja."
"Nggak butuh!" Aku merutuk mengambil binderku dan lagi-lagi mengetuk-ngetukkan binder berfoto Zayn Malik itu ke kening. Biarlah otakku jadi kosong daripada merasakan malu terus menerus mengingat cara Kak Danuja mempermalukan diriku tadi pagi. Ugh.
***
Kelas Kewarganegaraan siang ini berlangsung cepat dan tidak terasa. Sebagian besar tentu karena aku sibuk dengan latihan soal SBMPTN dari buku yang baru kubeli tadi bersama Pinkan. Di sampingku, Pinkan sibuk mencatat berbagai tulisan yang masih tersisa di papan tulis. Bukannya aku tidak tertarik dan tidak bersungguh-sungguh dalam belajar mengenai bangsa dan negara Indonesia, tapi saat ini aku punya prioritas di mana mata kuliah Kewarganegaraan tidak masuk di dalamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[SUDAH TERBIT] Teka-Teki Jatuh Cinta #3 (serial CI/BI)
Roman pour AdolescentsCerita ini dibuat untuk mengikuti gerakan @teenlitindonesia di platform wattpad. --- El Mira mungkin terlihat seperti remaja cewek pada umumnya. Dia suka berat sama Zayn Malik, hobi mix and match baju, sampai tampil kece setiap kuliah. Walau begitu...
![[SUDAH TERBIT] Teka-Teki Jatuh Cinta #3 (serial CI/BI)](https://img.wattpad.com/cover/138126527-64-k347505.jpg)