Kekasih,
Apa kau ingat?
Tentang kenangan kita di malam minggu
Saat itu kau mengirimkan pesan singkat padaku
''Hai peri cantik apa kau ingin pergi malam minggu ini?''
Ku tersenyum simpul saat membaca pesan mu itu
Tiba-tiba kau datang dan mengajakku pergi ke pasar malam
Layaknya anak kecil
Kau merajuk untuk memakan sebuah gulali yang ukurannya bisa melebihi besar kepalamu
Ku menatapmu seraya tersenyum simpul
Berharap semua ini berjalan
Hingga menjadi sebuah cerita
Yang menyenangkan dan tak ada akhirnya
Namun pada akhirnya,
Ku tersadar dari lamunanku
Ternyata Ku benar rindu padamu
Malam minggu ini menjadi saksi bahwa Ku rindu padamu kasih
Terima Kasih, telah menjadikan malam minggu Ku
Terisi dengan kenangan
Dan air mata
-teman depan rumah mu
