Sesampainya farhan di rumah lia dia bertemu dengan orang tuanya dan abangnya lia, mungkin abangnya lia sudah akrab dengan farhan dan ibunya tapi tidak dengan ayah lia jadi dia merasa canggung."Assalamualaikum... "Ucap farhan dengan sopan.
"Owh... Nak farhan kesinih nak masuk, lia juga ada di kamarnya, entar ibu panggilin lianya, mending kamu masuk aja ya "Ucap ibu lia dengan ramah dan farhan mengikuti dari belakang dan langsung duduk.
Pas farhan lagi fokus dengan hpnya tiba -tiba ayah lia datang.
"Kamu siapa? Teman lia apa teman iwan? "Ucap ayah lia yang langsung di salami oleh farhan.
"Saya teman lia dan iwan om"ucap farhan lembut.
"Iya yah, ini temen anak kita tapi lebih tepatnya pacar anak kita, iya kan nak? "Ucap ibu lia sambil menggodanya.
"Eh... Iya tan"jawab farhan malu-malu.
"Bu, yah.. Lia pamit dulu ya aku mau beli buku sama farhan"ucap lia sambil mencium telapak tangan orang tuanya.
"Iya kamu hati-hati ya, jangan pulang terlalu malam, nak farhan jaga anak saya yang satu ini ya"ucap ayah lia yang mengijinkan pergi.
"Iya om, entar saya jagain lia dia pulang tanpa lecet sedikit pun"Ucap farhan dengan bangganya.
"Yaudah kita pergi ya om, tante... Assalamualaikum "
"Iya hati-hati ya... Wa'alaikumsalam "
Pas di jalan enggak ada satu pun pembicaraan diantara dua insan ini mereka hanya asik dengan dunia masing-masing karena lia tidak mau mengganggu konsentrasi farhan tapi malah farhan ingin lia terus mengoceh menurut farhan lia kalo udah ngoceh itu bikin dia seneng, sampai-sampai farhan duluan yang ngajak ngobrol lia.
"Yang"ucap farhan sambil terus menatap ke arah jalan.
"Mmhhh"
"Kamu kenapa? Diem mulu, lagi gak enak badan bukan? Ucap farhan khawatir.
"Enggak, aku lagi males aja "
"Males kenapa?
"Enggak tau, tiba-tiba aku males sama hubungan kita han"ucap lia masih cuek, Tiba-tiba farhan langsung menepi ke pinggir.
"Kamu kenapa sih ngomong kaya gitu? Perasaan aku enggak ada salah sama kamu"ucap farhan yang seketika ingin marah.
"Emang enggak ada masalah"ucap lia santai.
"Terus, kenapa kamu ngomong kaya gitu? "Ucapan lia membuat farhan bingung.
"Aku cuman pengen ngetes kamu aja ko! "
"Ngetes apa li yang jelas kalo ngomong "ucap farhan yang ngeregetan sama ucapan lia.
"Ngetes gimana ekspresi muka kamu kalo aku putusin kamu, ternyata lucu tau aku suka liatnya :* "ucap lia
sambil tertawa sepuas -puasnya."Gak lucu"ucap farhan yang marah dengan tingkah lia.
"Ish.. Kamu marah? "Ucap lia merasa bersalah.
"Enggak "ucap farhan SPJ
"Masa? Aku janji deh kalo kamu makan aku suapin tapi cuman beberapa sendok aja ya"ucap lia
"Yaudah sekarang aku gak marah sama kamu ko yang... Tapi janji ya kalo makan suapin aku"ucap farhan manja.
"Iya sayangnya aku"ucap lia malas.
"Ish... Tiap hari kek kamu manggil aku sayang, kan aku jadi lebih suka"ucap farhan berlebihan, sambil mengelus-elus rambut lia.
"Iya.. Insyallah aku usahain ya"ucap lia sambil tersenyum ikhlas.
"Yaudah lanjut lagi aja bawa mobilnya... Tapi boleh gak kalo aku tidur dulu"sambung lia.
"Yaudah gih tidur, nanti kalo udah sampe aku bangunin kamu ya"ucap farhan yang langsung di angukin oleh lia.
Hi.. Plend gimana masih penasaran Enggak sih sama ceritanya vote and comen dong se banyak-banyak nya. Kalo mau bikin grup ngomong aja ya:*

KAMU SEDANG MEMBACA
Antara langit dan bumi
RomanceTentang suatu pasangan yang berbeda jauh, kaya farhan langit nya dan lia bumi, mereka saling menyayangi tapi terhalang dengan suatu masalah... Apa mungkin masalah tersebut bisa di atasi atau tidak?cerita ini bisa di sebut ada seorang cowo bad boy di...