Sebelum kau beranjak pergi, ada baiknya kau ajarkan dulu aku memeluk diriku sendiri, agar aku tak lupa bagaimana cara bahagia setelah kepergianmu.
Aku mencintaimu, dan sepertinya akan terus seperti itu. Tapi aku juga tidak ingin memaksakanmu. aku ingin bahagia, aku ingin kita sama-sama berbahagia.
Namun jika nyatanya bahagiaku bukan bahagiamu. baiklah, aku biarkan kamu melangkah mundur, menjauhi hal-hal yang sempat membahagiakan.
Ketauhilah,
Aku tetap disini, ditempat yang sama saat dirimu memilih beranjak mencari kebahagiaan baru.
Jika kau masih tersesat dalam mencari bahagiamu, berbaliklah arah kepadaku. Aku masih dalam kondisi yang sama. Jikapun memang takdir, mari kita sama-sama memperjuangkan lagi. Karena kelak, aku ingin memelukmu secara utuh, bukan sebagai selingan saat kau begitu rapuh.
-Tentang Aku-
NabilaSyakiratul
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Aku
PoetryTentang diriku, dirimu Dan sebatas pengandaian yang tak berujung pada pertemuan.
